TaLis, Alternatif Penyediaan Listrik Buatan Dosen UI

5a6c1ff73e827-tabung-listrik-inovasi-mengatasi-masalah-listrik-di-indonesia_663_382JurnalPatroliNews – Dalam upaya mengatasi permasalahan listrik di daerah terisolasi, Dosen Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Indonesia, Ir. Chairul Hudaya, ST, M.Eng., Ph.D., IPM dan Prof. Dr. Ir. Iwa Garniwa, MT menciptakan solusi dengan menggunakan teknologi Tabung Listrik (TaLis).

Menurut Chairul Hudaya, untuk memenuhi pasokan listrik di Indonesia, pemerintah biasanya menggunakan pembangkit listrik dalam skala besar kemudian dipasok ke masyarakat menggunakan kabel.

“Pembangunan pembangkit listrik baru serta tata kelengkapan listrik lainnya, tentu bukan persoalan yang mudah karena terkait dengan persoalan perizinan, pembebasan lahan, tata ruang, dan pendanaan. Hal ini yang menyebabkan biaya penyediaan listrik di Indonesia menjadi sangat mahal,”katanya.

Satu unit TaLis, jelas Chairul, dapat menyuplai satu kebutuhan rumah di pedesaaan.

“Ini adalah sebuah bentuk inovasi bagi dunia listrik Indonesia yang masih sangat bergantung pada metode konvensional dalam melakukan distribusi listrik,” tuturnya.

“Semua ini menjadi keunggulan TaLis dalam menjadi sebuah media penghantar listrik bagi daerah-daerah yang terisolasi dan belum terdapat jaringan listrik,” katanya

“Dalam melakukan pengisian ulang, TaLis dapat diisi di Stasiun Pengisian Energi Listrik (SPEL) dan didistribusikan seperti distribusi tabung LPG. Pengisian ulang dapat dilakukan dalam waktu yang relatif singkat, yaitu selama 4 jam,” lanjut Chairul.

Hal yang sama juga dikatakan Iwa Garniwa, MT. Menurutnya, selain ringan, TaLis juga dapat menyimpan 630 Wh energi listrik berbasis baterai lithium-ion serta mudah dipakai karena menggunakan sistem plug and play. Tidak hanya itu, TaLis juga tidak memerlukan kWh meter dan jaringan distribusi listrik sehingga harganya menjadi murah.

” Semua ini menjadi keunggulan TaLis dalam menjadi sebuah media penghantar listrik bagi daerah-daerah yang terisolasi dan belum terdapat jaringan listrik,” pungkas Iwa. (dai)

LEAVE A REPLY