PHRI Dukung Wisata Olahraga Promosikan Bali

Tiga pembalap sepeda adu kecepatan dalam balap sepeda Gran Fondo New York (GFNY) Bali 2018 di Desa Sidan, Gianyar, Minggu (4/2). Kejuaraan balap sepeda jalan raya tersebut melintasi lima kabupaten di Bali yang diikuti sekitar 1.400 peserta dari 30 negara dengan menempuh jarak 143 kilometer untuk kategori jauh dan jarak 89,5 kilometer untuk kategori jarak menengah. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana/foc/18.
Tiga pembalap sepeda adu kecepatan dalam balap sepeda Gran Fondo New York (GFNY) Bali 2018 di Desa Sidan, Gianyar, Minggu (4/2). Kejuaraan balap sepeda jalan raya tersebut melintasi lima kabupaten di Bali yang diikuti sekitar 1.400 peserta dari 30 negara dengan menempuh jarak 143 kilometer untuk kategori jauh dan jarak 89,5 kilometer untuk kategori jarak menengah. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana/foc/18.

JurnalPatroliNews DENPASAR – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Denpasar, Bali, mengharapkan wisata minat khusus salah satunya segmentasi olahraga bersepeda dapat mendongkrak promosi langsung karena wisatawan akan berinteraksi dengan masyarakat dan destinasi wisata.

“Kami dukung pariwisata olahraga karena ini mendatangkan wisatawan dengan cepat dan jumlah yang banyak,” kata Ketua PHRI Denpasar Ida Bagus Gede Sidharta Putra di Denpasar, Sabtu (3/2).

Menurut pria yang disapa Gusde itu wisata minat khusus selain berdampak langsung kepada pelaku pariwisata juga pelaku usaha kecil menengah dan masyarakat.

Gusde yang juga selaku Ketua Yayasan Pengembangan Sanur itu mengatakan Bali kembali terpilih sebagai tuan rumah pelaksanaan kejuaraan balap sepeda internasional Gran Fando New York (GFNY) yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu ini (4/2) di Sanur, Denpasar.

Adanya kejuaraan internasional diharapkan menjadi angin segar bagi pariwisata Bali yang dalam pemulihan setelah erupsi Gunung Agung beberapa waktu lalu.

Gusde menambahkan GFNY rencananya diikuti sekitar 1.500 orang peserta dari 33 negara dengan mengambil tempat di Jalan By Pass Sanur di dekat KFC pukul 05.00 WITA.

Rute yang ditempuh yakni Sanur, Gianyar, Klungkung, Karangasem, Bangli dan kembali ke Sanur.

Dalam laman GFNY disebutkan rute terpanjang yang dilewati mencapai 142 kilometer dan 2,1 kilometer jalan menanjak dan untuk rute jarak pendek yakni 82 kilometer dengan jalan menanjak kurang dari satu kilometer.

Sepanjang rute, para perserta akan menyusuri jalan dengan pemandangan pantai, hutan tropis, pura dan jalur perdesaan khas Bali. (dai)

LEAVE A REPLY