Banjir Jakarta, BNPB Catat 6.532 Orang Mengungsi

banjir-jakarta--antarafoto-2_ratio-16x9JurnalPatroliNews JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan sebanyak 6.532 warga DKI harus mengungsi akibat banjir yang melanda sejumlah wilayah sejak, Senin (5/2).

Seluruhnya berasal dari wilayah di Jakarta Timur (Jaktim) dan Jakarta Selatan (Jaksel). Pengungsi paling banyak berada di Jaksel, yakni 3.900 jiwa, sedangkan di Jaktim 2.632 jiwa.

“Dari pantauan sampai dengan pagi ini, kebutuhan para pengungsi yaitu menyangkut tempat untuk mengungsi, kemudian selimut alas tidur terpenuhi dengan baik, makanan juga semua posisinya siap,” kata Anies sebelum membuka acara Rapat Koordinasi Optimalisasi Penerimaan Daerah di Balai Kota Jakarta, Selasa (6/2).

Pihaknya memastikan bakal terus memantau kondisi di lapangan sekaligus menyiapkan pompa mobile.

“Sambil kita pantau mudah -mudahan air di lingkungan mereka bisa segera surut. Pompa mobile juga semuanya siap. Itu perkembangan terbarunya,” katanya.

BNPB mencatat, banjir meliputi 141 RT dan 49 RW di 20 kelurahan pada 12 kecamatan di Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.

“Meskipun ribuan rumah terendam banjir, banyak masyarakat yang tidak bersedia mengungsi. Mereka tetap berada di rumahnya. Perabotan rumah tangga mereka telah dipindahkan ke lantai atas di rumahnya,” papar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho

Meski begitu, BNPB tetap mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi banjir, longsor dan puting beliung.

“Februari ada puncak musim hujan di wilayah Jawa. Ancaman banjir, longsor dan puting beliung akan makin meningkatm,” jelas Sutopo. (dai)

LEAVE A REPLY