Tangkap 1 Ton Sabu, Panglima TNI: Indonesia Rawan Penyeludupan Narkoba

1518254956JurnalPatroliNews BATAMĀ – Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, mengemukakan, penangkapan satu ton sabu di Batam menunjukkan Indonesia telah menjadi pasar untuk narkoba

“Wilayah kita adalah dua petiga perairan. Tentu banyak sekali daerah yang dianggap rawan bagi penyelundupan narkoba,” kata Hadi saat menemui anggota TNI Angkatan Laut (AL) yang berhasil menangkap satu ton Sabu-Sabu di Batam, Kepulauan Riau, Minggu (11/2).

Turut mendampingi Hadi, Ketua DPR Bambang Soesatyo, Kepala BNN Komjen Budi Waseso, dan Kabareskrim Ari Dono.

Prajurit TNI yang sedang menggelar patroli menggunakan KRI Sigurot-864 berhasil menangkap Kapal MV Sunrise Glory yang membawa narkotika jenis Sabu sekira 1 ton di perairan Batam.

Hadi menegaskan, jajarannya akan selalu bertindak tegas dan keras untuk memberangus seluruh pengedar narkoba sesuai dengan amanat Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Hadi, barang haram narkotika telah menjadi salah satu ancaman generasi muda penerus bangsa. Oleh sebab itu, dia menginstruksikan seluruh jajarannya, untuk semakin giat dalam bertugas demi mengamankan NKRI dari para penjahat narkotika.

Demi menciptakan hal tersebut, Hadi berharap sinergitas antal lembaga seperti Polri, BNN dan Bea Cukai semakin baik kedepannya. Sehingga, jaringan internasional itu, lanjut Hadi tidak memiliki ruang gerak demi merusak generasi bangsa Indonesia.

“Tentunya hal ini terus dilakukan dengan stakeholder dengan Kepolisian, BNN, Bea Cukai, dan lain-lain. Sehingga upaya mereka melakukan penyelundupan di wilayah NKRI bisa dihalau,” tutur dia. (dai)

LEAVE A REPLY