Ini Catatan Penyelundupan Sabu yang Dilakukan Lom Toh Hing

Kapolri3JurnalPatroliNews JAKARTA – Tim gabungan Satuan Tugas Khusus Bareskrim Polri dengan Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu oleh jaringan Malaysia-Jakarta seberat 239,785 kg dan 30.000 butir ekstasi.

Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian menyatakan jaringan internasional ini sudah beberapa kali menyelundupkan barang haram ini ke Indonesia.

“Jaringan ini sudah 6 kali mengirimkam sabu dari Malaysia ke Jakarta,” kata Jenderal Pol Tito Karnavian saat melakukan jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (12/02).

Mantan Kapolda Metro Jaya ini menyebutkan jaringan yang diperkasai oleh seorang warga negara Malaysia bernama Lim Toh Hing alias Onglay sudah mengirimkan narkotika jenis sabu ini mulai dari 21 Oktober 2016. Dari 6 pengiriman yang sudah dilakukan, 3 di antaranya lolos dari pantauan polisi.

“Jadi dari Oktober 2016 sudah mulai main, kemudian pada 28 November 2017 berhasil diungkap oleh Polres Metro Jakarta Utara, tetapi ini tidak terlalu banyak (barang bukti), ini sudah masuk nanti dikirim ke pengedar-pengedar,” ujarnya.

Ini merupakan rekam jejak dari otak penyelundupan sabu ke Indonesia Lom Toh Hing dengan menyelundupkan sabu dari Malaysia ke Indonesia:

– Pada 21 Oktober 2016, jaringan ini mengirimkan sabu ke Indonesia dengan menggunakan importir PT LMAP, Bandung, Kontainer dikirim ke PT KLI kawasan Greenland International Industri Delta Mas, Bekasi

– Pada 30 Januari 2017, jaringan ini menyelundupkan barang haram ini menggunakan importir PT PPS Jakarta, kontainer dikirim ke PT KLI Kawasan Green Land Industri Delta Mas, Bekasi.

– Pada 03 Maret 2017, jaringan ini berhasil meneylundupkan narkotika jenis sabu dengan menggunakan importie yang berbeda yakni PT MGM Jakarya yang dikirim ke PT KLI Kawasan Green Land Industri Delta Mas, Bekasi.

– Pada 28 November 2017, jaringan ini menggunakan Importir PT JKA Jakarta (Undername), yang dikirim ke Gudang, Jalan Raya Jonggol KM 10, Bogor dan berhasil diungkap oleh jajaran Polres Metro Jakarta Utara.

– Pada 02 Januari 2018 dengan menggunakan importir PT UMS Jakarta, Kontainer dikirim ke tempat yang sama pada 28 November 2017 dan juga berhasil diungkap oleh jajaran Polres Metro Jakarta Timur

– Pada 07 Februari 2018, jaringan ini menggunakan importir PT UMS Jakarta yang dikirim ke Komplek Pergudangan Harapan Dadap Jaya No 36 Gudang E 12 Kosambi, Tangerang dan berhasil diungkap oleh tim Satgas Khusus Bareskrim Polri dan Satgas Polda Metro Jaya.

Dari seluruh pengiriman yang dilakukan oleh jaringan Malaysia-Jakarta, barang bukti yang berhasil disita adalah sabu dengan berat 241,783 kilogram dan 30.000 butir ekstasi serta 3 kontainer lainnya masih dalam penyelidikan tim.

SUMBER: TANDASERU.ID

LEAVE A REPLY