BPP Gapensi Minta Segera Lakukan Audit Daya Tahan Konstruksi

era-jokowi-terbanyak-bangun-infrastruktur-tapi-abai-audit-daya-tahan-konstruksiJurnalPatroliNews JAKARTA – Badan Pengurus Pusat Gabungan Pelaksana Konstruksi Indonesia (BPP Gapensi) mengingatkan agar perusahaan pelaksana proyek infrastruktur dan gedung-gedung pencakar langit di Jakarta serius melakukan audit daya tahan konstruksi.

Sekjen Gapensi H. Andi Rukman Karumpa mengatakan, berdasarkan kajian Gapensi, sebagian besar pelaksana proyek mengabaikan audit daya tahan konstruksi infrastruktur dan bangunan-bangunan besar.

“Jadi rata-rata hanya menilai dan menguji tingkat biaya dan waktu penyelesaian proyek, tanpa lebih komprehensif pada uji daya tahan, keamanan, keselamatan, serta respons intensitas bencana alam, termasuk gempa,” ucap Andi kepada wartawan, Selasa (13/2).

Andi mengatakan, uji dan audit tingkat respons infrastruktur pada intensitas bencana alam sangat penting. Sebab, audit ini bertujuan menguji sejauh mana daya tahan konstruksi menghadapi ancaman bencana.

“Ini yang kerap diabaikan atau dilupakan. Kita tidak tahu kenapa. Apa masalah efisiensi?” ucap dia.

Dikatakannya, Bank Dunia sudah merekomendasikan, dalam Laporan Evaluasi Infrastruktur Global 2017, bahwa setiap proyek infrastruktur diwajibkan melakukan audit konstruksi rutin atau reguler.

“Apalagi, infrastruktur pada negara-negara miskin dan berkembang di dunia ketiga yang dicirikan dengan minimnya teknologi dan pemahaman baik atas berbagai potensi bencana alam yang ada,” papar dia.

Tercatat, terjadi kenaikan minat investasi asing di Indonesia mencapai rata-rata 23 persen, pascapemerintah membangun infrastruktur yang masif dan merata di hampir seluruh Indonesia.

Hanya saja, Gapensi meminta agar semua proyek diawasi secara ketat dengan melakukan audit terstruktur, terencana serta meluas ke audit daya tahan konstruksi infrastruktur.

“Perlu diperluas ke uji kekuatan, keamanan, dan keselamatan infrastruktur secara rutin,” papar dia.

Sebagaimana diketahui, dunia konstruksi Indonesia kembali dirundung masalah. Belum lama ini crane proyek double-double track kereta api di Jatinegara, Jakarta Timur ambruk saat petugas tengah menaikkan bantalan rel. Kecelakaan kerja di proyek konstruksi beberapa kali terjadi dalam waktu yang berdekatan. (dai)

LEAVE A REPLY