Hunian Berbasis Sarana Transportasi Jadi Konsep Kota Masa Depan di Indonesia

maxresdefaultJurnalPatroliNews JAKARTA – Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, menilai hunian yang terintegrasi dengan transportasi massal atau lebih dikenal dengan sebutan Transit Oriented Development (TOD) bisa menjadi solusi kemacetan di perkotaan. Menhub Budi menjelaskan, TOD adalah satu konsep kota masa depan.

“Nah ini saat-saat paling penting bahas TOD karena ada kaitannya dengan bisnis, ada kaitan dengan teknik, arsitektur tapi juga ada kaitannya dengan legal,” kata Menhub Budi dalam sebuah acara seminar internasional bertajuk ‘Mempercepat Proyek Infrastruktur’, di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (14/2).

Menhub Budi menjelaskan TOD bermanfaat tidak hanya dalam membuat suatu sinergi (hubungan) simplifikasi antar moda tapi juga dalam hal bisnis. Maka dari itu, dia meminta para pemerintah daerah mulai menyusun tata kota berbasis TOD.

“Oleh karena itu saya minta pemerintah daerah apakah itu Jakarta, Surabaya atau Palembang menyadari pembangunan itu dan ambil langkah-langkah tertentu dengan law enforcement, menyediakan lahan-lahan yang cukup memadai untuk TOD,” ujarnya.

Menurut Menhub Budi, saat ini Jakarta bisa menjadi contoh bagi kota besar lainnya di Indonesia dalam mengembangkan TOD. Namun, TOD di Jakarta butuh penanganan lebih sebab nilai komersilnya lebih tinggi dibanding kota lain.

“Jakarta jadi titik penting satu titik nilai komersil tinggi kepentingan tinggi sekali, butuh bahasan-bahasan yang relevan dan kita minta universitas masuk di sini supaya fungsi-fungsi itu memang berlangsung dengan baik.”

Seperti diketahui, beberapa proyek TOD yang sedang dibangun di Jakarta adalah berada di Stasiun Tanjung Barat, Stasiun Juanda, dan Stasiun Tanah Abang.

SUMBER: MERDEKA

LEAVE A REPLY