Mantan Ketua DPRD Kota Malang Terjerat Kasus, Wawalkot dan Rekanan Ikut di Periksa KPK

Moch Arief Wicaksono
Moch Arief Wicaksono

JurnalPatroliNews-Malang – KPK kembali melanjutkan pemeriksaan sejumlah saksi atas kasus suap APBD-P 2015, dengan tersangka mantan Ketua DPRD Kota Malang, Moch Arief Wicaksono.

Pemeriksaan hari ini memanggil Wakil Wali Kota Malang Sutiaji, Ketua Komisi C DPRD Kota Malang Bambang Sumarto juga Ketua DPC Gapensi Kota Malang dan sejumlah rekanan?. Yakni, Hariyadi pemilik CV Dwi Tunggal, Fitrianingsih pemilik CV Menara Utama, Subandi pemilik CV Barokah Jaya, Ajad Sudrajat pemilik CV Esas Segitigma, Anna Yulitasari pemilik CV Rexa Bangun Utama, Sukarno Yudho Arisandi pemilik CV Duta Prima Teknik, Moch Ali Imron pemilik Nyiur Utama Raya, Bambang Suprayitno pemilik CV Ngadeg Dewe, Suherno pemilik CV Fiko Tama, Nurhayati pemilik CV Bonanza.

“Semua dipanggil dan diperiksa sebagai saksi, kasus dengan tersangka MAW (Moch Arief Wicaksono),” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Rabu (14/2).

Ditambahkan, pemeriksaan para saksi dilakukan di Gedung KPK, Jakarta, hari ini. “Pemeriksaan di kantor KPK,” tambah Febri.

Seperti diketahui, mantan Ketua DPRD Kota Malang Moch Arief Wicaksono ditetapkan sebagai tersangka atas suap pembahasan APBD-Perubahan Tahun Anggaran 2015. Arief disangka menerima suap sebesar Rp 700 juta dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Pengawasan Bangunan Kota Malang, Jarot Edy Sulistyo.

Sementara dalam kasus kedua, Arief disangka menerima Rp 250 juta dari Hendarwan Maruszaman selaku Komisaris PT EMK. Suap terkait penganggaran kembali proyek pembangunan Jembatan Kedungkandang dengan nilai proyek Rp 98 miliar dalam APBD Pemkot Malang tahun anggaran 2016 pada 2015. (**/luk)

LEAVE A REPLY