Pantau Rekening, Ditjen Pajak Sosialisasi Pelaporan Data Nasabah ke Bank dan OJK

Direktorat-Jendral-Pajak-e1457424649218JurnalPatroliNews JAKARTA – Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan melakukan sosialisasi pendaftaran bagi lembaga jasa keuangan terkait laporan informasi keuangan. Acara ini dihadiri ratusan pelaku dan industri keuangan di Gedung Mar’ie Muhammad, Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta.

Adapun tata cara pendaftarannya tertuang dalam Peraturan Dirjen Pajak Nomor PER-04/PJ/2018 tentang Tata Cara Pendaftaran Bagi Lembaga Keuangan dan Penyampaian Laporan Informasi Keuangan.

Hal ini berkaitan dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 73/PMK.03/2017 tentang Petunjuk Teknis Mengenai Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan.

Dalam sambutannya, Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengawasan Pajak, Puspita Wulandari, meminta para pelaku lembaga jasa keuangan seperti bank, asuransi, dan pasar modal menyampaikan kepada nasabah atau kliennya agar tidak ragu memasuki tahun keterbukaan informasi.

“Jadi enggak usah takut, enggak usah ragu, apalagi untuk wajib pajak yang patuh,” kata Puspita

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama menjelaskan sosialisasi ini sebagai persiapan menyambut pelaksanaan automatic exchange of information (AEoI) pada September 2018.

“Sosialisasi urgent dilakukan, perdirjen terbit 5 Februari, dan mohon maaf jika undangan mendadak karena dua hari baru dikirim,” ujar Hestu di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Rabu (14/2).

Sosialisasi peraturan wajib lapor bagi lembaga jasa keuangan atas data nasabah domestik saldo rekening Rp 1 miliar akan berlangsung juga di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Kantor Pelayanan Pajak (KPP).

“Kalau yang di sini (sosialisasi di kantor pusat), kami undang 350 peserta. Tapi sepertinya lebih. Datang dari pihak perbankan, OJK, LPS, Bappepti, Himbara, Asbanda, Perbarindo, Pegadaian, dan lainnya,” jelas Hestu Yoga.

Adapun laporan yang dimaksud sedikitnya memuat informasi berupa identitas pemegang rekening keuangan, nomor rekening keuangan, identitas lembaga keuangan pelapor, saldo rekening, dan penghasilan yang terkait dengan rekening keuangan.

Sedangkan untuk nasabah orang/entitas asing kewajiban pelaporannya diatur, yakni paling lambat 1 Agustus 2018 Lembaga Jasa Keuangan (perbankan/pasar modal/perasuransian) harus menyampaikan ke OJK, dan OJK paling lambat 31 Agustus 2018 menyampaikan ke DJP. (dai)

LEAVE A REPLY