Tersiar Kabar, Kepala Bappenas Jadi Calon Gubernur BI, Bambang Dikonfirmasi, Gubernur Apa?

 Bambang Brodjonegoro
Bambang Brodjonegoro

JurnalPatroliNews-Jakarta – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro ?santer dikabarkan menjadi calon Gubernur Bank Indonesia (BI). Kabar itu dibenarkan oleh Ketua Tim Ahli Wakil Presiden, Sofjan Wanandi beberapa waktu lalu.

Dikonfirmasi langsung terkait hal tersebut, Bambang justru hanya melontarkan kalimat candaan. “Gubernur apa? Pilkada sudah lewat,” ucapnya usai menghadiri Kick Off Sensus Penduduk 2020 di kantor Badan Pusat Statistik (BPS), Jakarta, Rabu (14/2).

Bambang Brodjonegoro selanjutnya menjawab saat ditanyakan mengenai bidang moneter oleh awak media. Sebab Bank Indonesia (BI) merupakan otoritas moneter yang menjalankan kebijakan moneter di Tanah Air.

“Saya belajar (ilmu) moneter? sudah dari kuliah kok,” kata mantan Menteri Keuangan itu.

Menyoal nasib pemindahan ibu kota Jakarta ke luar Pulau Jawa yang dikaji Bappenas jika dirinya sibuk mempersiapkan diri untuk mengikuti uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) di DPR bahkan terpilih sebagai Gubernur BI, Bambang pun tidak? meladeni dengan serius. “Pindah ibu kota ya pindah,” ujarnya.

Di sisi lain, menurut Bambang, Sensus Penduduk ?(SP) sangat penting untuk menghitung jumlah penduduk yang faktual dan akurat.

Pasalnya, sebagai instansi perencanaan pembangunan, Bappenas harus menggunakan data jumlah penduduk yang akurat. Sementara data kependudukan dari Dukcapil Kemendagri sifatnya administratif.

“Kalau Dukcapil, jumlah penduduk secara administratif, belum tentu penduduknya ada di situ. Kami di perencanaan, aneh kan kalau bikin perencanaan dasarnya penduduk? administratif,” paparnya.

“Misalnya kita harus melayani satu juta orang, ternyata yang tinggal di sana hanya 800 ribu orang, kan beda. Anggaran untuk 200 ribu orang terbuang. Jadi perlu SP untuk memperbaiki akurasi data penduduk dari Dukcapil,” tandas Bambang.(**/luk)

LEAVE A REPLY