Soal Isu Sampah di Laut Bali, Menpar: Saran Atau Kritik Seharusnya Jelas dan Sesuai Fakta

hipwee-Screen-Shot-2018-03-12-at-11.48.08-AM-750x422JurnalPatroliNews BALI – Pulau Dewata Bali kembali menjadi perbincangan hangat. Setelah bencana erupsi Gunung Agung menyita perhatian masyarakat internasional, baru-baru ini sebuah video yang diunggah oleh seorang traveler asal Inggris mendadak viral di berbagai media sosial.

Dalam video singkat yang diunggah oleh Rich Horner melalui akun YouTube-nya, terlihat jelas air laut sampah plastik dan bungkus makanan berwarna kuning memenuhi perairan laut Bali yang selama ini dikenal akan keindahannya. Horner menemukan pemandangan mengejutkan tersebut di kawasan Manta Point, Nusa Penida, Bali.

Seminggu kemudian, Kementerian Pariwisata berkunjung ke Nusa Penida untuk melihat sampah di Laut Bali. Sudah terbawa arus, perairan Nusa Penida kembali bersih dan cantik.

“Sudah menurunkan orang ke lokasi yang dimaksud, ternyata tidak ada (sampah),” ujar Menpar, Arief Yahya, ditemui saat peluncurun Calender of Event Maluku 2018, Senin malam (12/3).

Hal ini bukan hanya menjadi perbincangan di dalam negeri. Media luar pun ikut bersedih dengan adanya sampah di Laut Bali, terutama di Nusa Penida.

“Ini sempat mengganggu wisata di Bali. Pemerintah pasti akan menindaklanjuti hal ini,” ungkap Menpar.

Lebih lanjut Arief mengatakan, masyarakat Indonesia maupun wisatawan mancanegara juga harus teliti sebelum mempercayai berita-berita viral yang tengah ramai diperbincangkan.

“Saran atau kritik itu akan lebih baik kalau jelas dan sesuai fakta. Pasalnya, beberapa teman yang menetap di Lembongan tidak menemui hal serupa. Jadi harus diklarifikasi terlebih dahulu,” imbau Arief. (dai)

LEAVE A REPLY