Batas Akhir, Menkominfo Blokir Facebook Sementara

facebook-ilustrasi-_170511151405-945JurnalPatroliNews JAKARTA – Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara membuka kemungkinan menghentikan sementara Facebook. Hal ini dilakukan laporan terbaru mengenai nasib data satu juta pengguna Indonesia yang bocor dari Facebook tak kunjung diterima hingga Kamis (12/4).

“Penghentian operasi sementara saya punya hak untuk itu,” ujar Rudiantara, yang ditemui di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/4).

Penghentian sementara itu diimbau Rudiantara untuk dilakukan sampai pihak Facebook memberi kejelasan mengenai kebocoran data penggunanya di Indonesia kepada sejumlah pihak.

Sebab, sampai saat ini Kemenkominfo belum mendapatkan data pasti, ada berapa jumlah data pengguna Facebook Indonesia yang bocor. Selain itu, Kemenkominfo juga belum mengetahui ke mana saja data itu bocor.

Usai pertemuan dengan Rudiantara tempo hari, Facebook berjanji mengabari pemerintah secara berkala terkait nasib data pengguna Indonesia. Beberapa yang mereka janjikan adalah menghapus aplikasi pihak ketiga dan menemukan tujuan penggunaan data yang bocor.

Sebelumnya Henri Subiakto, staf ahli Menkominfo, berkata tak tertutup kemungkinan bahwa data dari pengguna Indonesia yang bocor tadi dimanfaatkan dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu.

Kebocoran banyak data pengguna Facebook ini diakui sendiri oleh perusahaan milik Mark Zuckerberg tersebut.

“Secara total, kami pikir informasi Facebook 87 juta orang (kebanyakan di Amerika Serikat) kemungkinan telah dibocorkan ke Cambridge Analytica,” tulis Facebook dalam keterangannya, Kamis (5/4).

(dai)

LEAVE A REPLY