Fase I Mencapai 92 Persen, MRT Jakarta Mulai Uji Coba Pertengahan Tahun Ini

55JurnalPatroliNews JAKARTA – PT Mass Rapid Transit Jakarta (MRT Jakarta) akan melaksanakan uji coba atau integrated testing and commissioning terhadap 12 gerbong atau dua rangkaian kereta MRT mulai pertengahan tahun ini.

Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan proses uji coba dilakukan untuk mengecek performa 12 gerbong atau dua rangkaian kereta MRT yang saat ini telah parkir di depo Lebak Bulus.

“Nanti pada Agustus, kereta-kereta ini akan masuk di mainline (rel). Jadi 12 gerbong yang sudah ada akan mengisi jalur-jalur yang sudah ada di depo,” ujarnya di depo Lebak Bulus, Kamis, (12/4).

William mengatakan, proses pengerjaan hanya tinggal sedikit untuk pintu masuk stasiun dan pekerjaan rel. Fase I hingga saat ini sudah mencapai 92%. Dengan demikian, pihak MRT optimis bisa melayani masyarakat pada Maret 2019.

“Sisa pekerjaan 8%. Itu 8% pekerjaan entrance, interior dan system. Pekerjaan rel kereta, power on,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk tahap awal pengoperasian MRT masih akan menggunakan masinis. Karena tahap awal harus memastikan bahwa semua berjalan dengan baik.

“Awal beroperasi nanti ada masinis. Untuk menutup pintu karena kalau penuh pintu tidak bisa tertutup sempurna,” tukas dia.

Dia menuturkan kegiatan integrated testing and commisioning sebenarnya proses mengintegrasikan seluruh sistem yang ada, mulai dari konstruksi, sistem tracking, persinyalan dan daya listrik.

Selanjutnya, kereta tersebut kemudian akan diuji atau dicek satu per satu untuk memastikan semua sistem berjalan dalam situasi yang baik dan tidak ada masalah sedikitpun.

Proses tersebut, katanya, belum bisa dilaksanakan sekarang karena masih menunggu PLN mengaktifkan arus listrik di ke depo.

“Listrik rencananya akhir April ini akan masuk. Setelah itu, kami akan lakukan proses integrasi. Jika semuanya lancar kereta akan uji coba dari Lebak Bulus menuju Bunderan HI tanpa penumpang mulai Desember,” ungkapnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan MRT menjadi jantung dalam transportasi ibukota. Berada di tengah kota, MRT akan mobilitas di tengah jakarta, Penumpang di taksir mencapai 173 ribu setiap harinya. (dai)

LEAVE A REPLY