Didik Prasetyo : Partisipasi Para Pihak Jadi Kunci Sukses Program PTSL Di Banjarmasin

IMG-4890Jurnalpatrolinews – Banjarmasin,  Kunci suksesnya proses pelaksanaan pemetaan dan sertifikasi tanah melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2018. adanya Partisipasi para pihak baik masyarakat maupun pemerintah daerah

“Atas dasar itu kami terus mendorong partisipasi aktif masyarakat dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pelaksanaan pemetaan dan kegiatan PTSL 2018 dengan baik dan lancar,” kata Kepala Kantor Pertanahan Kota Banjarmasin, M. Irfan melalui Ketua Tim Ajudifikasi Percepatan PTSL 2018 Banjarmasin, Didik Prasetyo Widiyanto ST, Kamis kemarin.

Selama ini diakui kendala belum begitu lancarnya pelaksanaan PTSL di Banjarmasin karena kurangnya partisipasi dalam hal penyediaan data pendukung, pemasangan patok dan penunjukkan bidang tanah, kata Didik yang juga Kepala Seksi Infrastruktur Kantor Pertanahan Banjarmasin.

Pelaksanaan program PTSL yang didasarkan pada Permen Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Nomor 12 Tahun 2017 Tentang PTSL, di Banjarmasin tahun 2017 berhasil menyelesaikan sertifikasi bidang tanah 15.100 persil dari berkas permohonan yang masuk pada periode tersebut sebanyak 18.000 berkas.

Menurut Didik, guna mendorong percepatan PTSL yang didasarkan kepada Inpres Nomor 2 Tahun 2018 tentang Percepatan PTSL Seluruh Wilayah Indonesia, maka Tim Ajudifikasi Percepatan Banjarmasin terus bergerak dengan melaksanakan pola pelaksanaan yang berbeda dibanding tahun 2017 yang saat itu melalui penerimaan berkas dilanjutkan dengan pemetaan atau pengukuran.

“Pada tahun ini akan didahului dengan kegiatan pemetaan bidang tanah yang harus mendapat dukungan partisipasi para pihak, baru kemudian secara bertahap dilakukan proses sertifikasi,” katanya.

Pemetaan bidang tanah desa secara lengkap akan dilakukan baik terhadap bidang tanah yang sudah bersertifikat maupun yang belum, dengan harapan ke depan Banjarmasin akan memiliki data induk lengkap tentang bidang tanah yang dapat digunakan untuk berbagai kepentingan.

Menurut dia, bagi bidang tanah yang belum bersertifikat yang sudah dipetakan dan memenuhi syarat kelengkapan berkas, maka dapat diterbitkan sertifikat tanah melalui program PTSL secara gratis.

Sedangkan bidang tanah yang sudah bersertifikat maka akan didata ulang dan dimasukkan ke dalam data induk digital nasional untuk mengurangi terjadi tumpang tindih lahan, katanya.

Sesuai rencana Tim Ajudifikasi Percepatan PTSL 2018 Kota Banjarmasin, pekerjaan pemetaan bidang tanah ditargetkan sebanyak 20.300 bidang dengan target sertifikasi sebanyak 17.000 sertifikat.

Tujuan pemetaan dan sertifikasi melalui Percepatan PTSL diharapkan dapat menjadi lengkap dan tersusunnya data administrasi seluruh bidang tanah di wilayah Kota Banjarmasin, karena hingga kini diperkirakan data kelengkapan data bidang tanah itu baru sekitar 60 persen.

Dengan kemampuan sumber daya yang dimiliki Kantor Pertanahan Kota Banjarmasin dan melalui program PTSL yang berjalan selama ini, maka untuk menuntaskan data administrasi seluruh bidang tanah baru bisa dituntaskan sekitar tiga tahun ke depan, kecuali ada percepatan melalui dukungan dan peran serta pemerintah daerah dan masyarakat. (**/Luk-dd)

LEAVE A REPLY