DPRD Kalimantan Selatan Cek Persiapan Pilkada Kabupaten Tabalong

pilkadaJurnalPatroliNews TABALONG – Komisi I Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Kalimantan Selatan pada kunjungan kerja dalam daerah provinsi setempat, 12 – 14 April 2018 mengecek persiapan dan kesiapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Tabalong.

“Kita perlu mengecek persiapan dan kesiapan Pilkada Tabalong tahun 2018, selagi waktu masih ada atau belum terlalu dekat dengan hari `H` (pemilihan),” ujar Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) H Suripno Sumas SH MH di Banjarmasin, Kamis.

“Jadi selagi masih ada waktu, bisa untuk penyempurnaan atau perbaikan kalau ada hal-hal yang belum sempurna atau kurang baik,” lanjutnya menjawab Antara Kalsel sebelum bertolak ke Tanjung (236 kilometer utara Banjarmasin), ibukota Tabalong.

Pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) yang bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa
(PKB) itu menunjuk contoh di antaranya masalah Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-e)
yang bagian dari proses persiapan pilkada.

Selain itu, data pemilih yang harus betul-betul akurat atau terdata dengan baik dan benar agar tidak menimbulkan permasalahan saat pelaksanaan pilkada tersebut.

Kemudian mengenai kampanye dari masing-masing pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati harus betul-betul mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku, seperti penjadwalan, lanjut mantan aktivis mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin itu.

“Kita berharap Pilkada Tabalong atau di kabupaten paling utara Kalsel yang berbatasan
Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Tengah (Kalteng) betul-betul sukses dalam
pengertian aman dan lancar,” demikian Suripno Sumas.

Tabalong salah satu dari empat kabupaten di Kalsel yang juga melaksanakan pilkada serentak secara nasional tahap III tahun 2018. Kabupaten lain di Kalsel yang menggelar pilkada 2018, Hulu Sungai Selatan (HSS), Tapin dan Kabupaten Tanah Laut (Tala).

Sedangkan yang lainnya dari 13 kabupaten/kota di Kalsel itu tujuh di antaranya ikut pilkada serentak secara nasional tahap I tahun 2015, kemudia dua kabupaten tahap II pada Februari 2017.

SUMBER: ANTARA

LEAVE A REPLY