Aset BUMN Rp 7.200 T, Menteri Rini: Harus Terus Kita Ditingkatkan

3418662091JurnalPatroliNews BOGOR – Selama tiga tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyebut keuntungan BUMN mengalami peningkatan hingga 30%.

“Kami laporkan hasil kerja keras direksi manajemen BUMN 143 perusahaan. Pada 1994, keuntungan Rp 14 triliun. Sekarang, akhir 2017 keuntungan mencapai Rp 187 triliun, di akhir 2014 itu Rp 143 triliun. Berarti dalam tiga tahun bisa meningkat Rp 44 triliun,” kata Rini dalam perayaan HUT BUMN ke-20 di Sentul, Bogor,┬áSabtu (14/4).

Menurut Rini BUMN yang solid akan mampu menggerakkan roda perekonomian Indonesia.

“Betul-betul itu impian saya karena kalau seluruh BUMN bersatu kita adalah kekuatan yang kuat dan mampu mendorong ekonomi dan utama mensejahterakan rakyat Indonesia,” katanya.

Selain itu, Rini menyebut aset BUMN hingga akhir tahun 2017 telah mencapai Rp 7.200 triliun. Jumlah itu meningkat dibanding tahun lalu sebesar Rp 6.325 triliun. Sedangkan, pada tahun pertama menjabat yaitu 2014, Rini menyebut aset BUMN baru mencapai Rp 4.500 triliun.

“Ini harus terus kita tingkatkan,” ujar Rini.

Rini berharap BUMN dapat lebih bekerja keras dan bekerja sama dengan baik.

“Jadi kami berharap bekerja makin keras makin mengetatkan barisan sehingga kita rapatkan barisan betul-betul satu keluarga. Jadi iri-irian banyak negara lain atau jadi contoh di Indonesia BUMN solid, kuat dan saling menyayangi dan melindungi,” terangnya.

Kementerian BUMN, lanjut dia, termasuk kementerian yang sangat muda namun memiliki tanggung jawab sangat berat. Hal itu utamanya agar BUMN memberi kontribusi kepada negara atas dua hal.

“Dalam UU BUMN, perusahaan milik negara ditekankan harus untung tapi juga harus bisa jadi agen pembangunan dan harus bisa melakukan pembangunan yang berada di seluruh Indonesia,” ungkap Rini. (dai)

LEAVE A REPLY