DPRD Malut Minta, PLN Tidak Padamkan Listrik Saat Ramadan

IMG-5657890Jurnalpatrolinews – Ternate,   PT PLN di seluruh kabupaten atau kota di Maluku Utara (Malut) diminta tidak melakukan pemadaman listrik selama bulan Ramadhan nanti. Hal tersebut untuk memberi kenyamanan kepada umat Muslim dalam melaksanakan ibadah.

“Kalau pun terpaksa melakukan pemadaman, jangan pada saat maghrib hingga selesai shalat tarawih dan saat sahur hingga selesai shalat subuh,” kata anggota DPRD Malut, Irfan Umasugi di Ternate, Sabtu (14/4).

Pada siang hingga sore hari, PLN juga sebaiknya tidak melakukan pemadaman listrik, karena pada saat itu masyarakat tengah menyiapkan berbagai menu masakan untuk berbuka puasa, yang umumnya menggunakan peralatan masak yang membutuhkan aliran listrik.

Menurut dia, sisa waktu satu bulan sebelum memasuki Ramadhan harus dimanfaatkan PLN untuk membenahi mesin dan jaringan listrik, sehingga saat Ramadhan nanti tidak ada gangguan yang dapat mengakibatkan pemadaman listrik.

Khusus bagi PLN di kabupaten/kota yang kapasitas mesin listriknya masih terbatas sehingga harus melakukan pemadaman bergilir, diharapkan segera menambah kapasitas listriknya sesuai dengan kebutuhan agar tidak perlu lagi dilakukan pemadaman bergilir.

Ia mengimbau pemerintah daerah di kabupaten/kota yang kapasitas mesin listrik PLN setempat, berperan mengatasinya listrik, PLN cari pinjaman Rp 60 triliun
Harga jual batu bara diketok, PLN jami hingga 2019. (**/ luk-dd)

LEAVE A REPLY