326.781 Kendaraan Pemudik Tinggalikan Jakarta

Sistem "contra flow" diberlakukan sepanjang KM 65-41 di Tol Cikampek, Jawa Barat, Minggu (10/7)JurnalPatroliNews JAKARTA – Direktorat Lalu Lintas Metro Jaya mencatat selama empat hari setidaknya 326.781 kendaraan pemudik telah meninggalkan ibu kota Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama arah Cikampek, dari 7 Juni hingga 10 Juni 2018.

“Total 326.781 kendaraan (keluar dari Jakarta melalui GT Cikarang Utama) hingga shift 2 tanggal 10 Juni,” ujar Kepala Sub-Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto, Senin (11/6).

Jumlah kendaraan yang melintas setiap harinya memang bervariasi. Jumlah kendaraan perlahan meningkat hingga mencapai puncak arus mudik pertama pada 9 Juni 2018.

Budiyanto mengatakan, pada 7 Juni 2018, kendaraan yang melintas gerbang tol Cikarang Utama, yakni 74.374 kendaraan atau naik 8,7 persen dari volume normal. Jumlah kendaraan meningkat sehari setelahnya atau pada 8 Juni 2018.

Tercatat 89.363 kendaraan yang melintas keluar Jakarta melalui gerbang tol Cikarang Utama atau 18 persen lebih tinggi dari kondisi normal.

Arus mudik mengalami lonjakan drastis pada 9 Juni 2018. Total 109.165 kendaraan yang melalui gerbang tol Cikarang Utama atau 55 persen lebih banyak dari kondisi normal.

Arus kendaraan mulai menurun pada 10 Juni 2018, yakni 53.879 unit kendaraan melalui Cikarang Utama.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat memprediksi puncak arus mudik jilid II akan terjadi pada 13 atau 14 Juni 2018.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, Polda Metro Jaya melakukan pengecekan jalur mudik di rest area KM 19 Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Minggu (10/6) kemarin. Situasi arus lalu lintas terpantau cukup lancar.

“Pantauan dari rest area KM 19, arus terpantau lancar, kecepatan pengendara 70-90 kilometer per jam. Rest area KM 19 ini berkapasitas 700 kendaraan, terdiri dari 500 kendaraan besar dan 200 kendaraan kecil. Jadi hanya saat-saat tertentu saja rest area ini membeludak. Artinya akan berlebihan ketika buka puasa, maupun makan sahur,” ucapnya.

Argo menuturkan, berdasarkan keterangan pemudik, situasi arus mudik tahun ini secara umum berjalan lancar dan kondusif.

“Pada dasarnya untuk tahun ini lancar, situasi juga kondusif. Jadi para pemudik juga dapat beristirahat di rest area, dan semua itu dapat terlaksana dengan baik. Yang terpenting kata pemudik banyak petugas Kepolisian yang berjaga. Sampai saat ini semuanya lancar, terkendali, dan ini semua pun berkat disiplin dari para pemudik itu sendiri,” katanya. (dai)

LEAVE A REPLY