Pantau Persiapan Ganjil Genap, Kakorlantas Polri, Nggak Ada Pengecualian, RFS, RFT Ikut Aturan

IMG-9721JurnalPatroliNews – Jakarta – Kakorlantas Polri Irjen Pol Royke Lumowa memantau persiapan kebijakan perluasan sistem ganjil genap dengan menggunakan sepeda. Pada Rabu (1/8/2018) sistem ini akan diberlakukan di beberapa jalan ibu kota.

“Sekarang kita akan mencoba melihat realisasi sistem ganjil genap, saya mau cek rambu-rambu udah kepasang belom, saya mau cek (pake sepeda),” kata Royke di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (31/7).

Menurut Royke, untuk menghindari sistem tersebut, masyarakat disarankan untuk bersepeda. Hal ini juga akan membantu untuk mengurangi polusi udara yang semakin tidak bersahabat karena penggunaan kendaraan bermotor.

“Di luar Jawa itu langit ya biru, di sini (Jakarta) abu-abunya karena polusi. Kedua dapat memperlancar arus lalu lintas,” ucapnya.

Selanjutnya, Royke juga meminta kepada seluruh anggota Polri untuk tidak menggunakan kendaraan bermotor dalam menjalankan aktivitas dan mulai beralih dengan menggunakan sepeda.

“Polisi mengeluarkan aturan dan akan melaksanakan aturan itu. Kami nggak akan menggunakan kendaraan pribadi dan bersepeda. Dengan bersepeda mengurangi kendaraan ganjil genap bisa mengurangi polusi udara. Kalau kita nggak mulai bersepeda ini, siapa yang akan memulai,” jelasnya.

Selain itu, sistem perluasan ganjil genap yang akan dimulai besok ini, akan dilakukan pada kendaraan pribadi. Bahkan, kendaraan dinas pun juga harus mengikuti aturan tanpa pengecualian.

“Pembatasan kendaraan pribadi dengan kendaraan ganjil genap. Kecuali pelat merah, kuning, TNI, Polri, ambulans penanganan bencana dan lain-lain. RFS, RFT harus ikut aturan, nggak ada pengecualian,” tegasnya.

Adapun jalan yang terkena perluasan sistem ganjil genap adalah sebagai berikut :

1. Jalan Perintis Kemerdekaan – Jalan Suprapto – Jalan Salemba Raya – Jalan Matraman – dan sekitar arah Timur.

2. Jalan Warung Jati Barat – Jalan Pejaten Raya – Jalan Pasar Minggu – Jalan Soepomo – Jalan Saharjo – dan sekitar arah Selatan.

3. Jalan RE Martadinata – Jalan Danau Sunter Barat – Jalan HBR Motik – Jalan Gunung Sahari – dan sekitar Utara.

4. Jalan RA Kartini – Jalan Ciputat Raya – dan sekitar arah Selatan.

5. Jalan Akses Tol Cikampek- Jalan Sutoyo – Jalan Dewi Sartika – dan sekitar arah Timur.

6. Jalan S Parman – Jalan Tomang Raya – Jalan Surya Pranoto atau Jalan Cideng – dan sekitar arah Utara.

(Luk)

LEAVE A REPLY

five − 3 =