Penerapan Sanksi Tilang Ganjil-Genap Menuai Protes, Kadishub DKI Akan Evaluasi .

Kepala-Dishub-DKI-Jakarta-Andri-YansyahJurnalPatroliNews – Jakarta – Penerapan sanksi tilang bagi pelanggar kebijakan ganjil-genap menuai protes pengendara. Berdasarkan data dari kepolisian, ribuan kendaraan terkena sanksi pada hari pertama penerapan kemarin.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Andri Yansyah mengatakan, pihaknya akan terus melakukan eveluasi kebijakan yang bertujuan memperlancar jalannya Asian Games ini.

“Kita akan terus lakukan evaluasi, terus tiap hari,” kata Andri saat dihubungi, Kamis (2/8).

Menurut Andri, warga yang protes karena belum terbiasa dengan adanya penindakan. Ia meyakini dalam beberapa hari pengendara akan mulai terbiasa.

“Ini baru pertama dilakukan penindakan, pola perjalanan masyarakat belum terbentuk, insha Allah kedepan akan lebih cair lagi,” ucapnya.

Andri menyadari, keluhan tidak hanya datang dari pengendara yang melintasi jalur ganjil-genap, melainkan juga warga yang terimbas macet di jalur-jalur alternatif.

Pemprov DKI, lanjut Andri sudah menyiapkan solusi untuk masalah itu, yakni penyediaan transportasi umum yang layak. “Kita Menambah kekuatan anggota, baik di ruas ganjil genap maupun di jalan alternatif. Kemudian meningkatan kualitas angkutan umum, baik di ruas ganjil genap maupun di jalan alternatif,” ucapnya.

Dengan adanya peningkatan kualitas kendaraan umum, Andri berharap warga mau berpindah moda transportasi dan juga mengurangi kemacetan Ibukota dan menghindari sanksi ganjil-genap.

“Harapannya masyarakat mau menggunakan angkutan umum massal.”

Sebelumnya, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf mengatakan, total jumlah pelanggar sistem ganjil genap mencapai ribuan di hari pertama. Hingga Rabu pukul 18.00, sudah mencapai 1.102 pengendara yang melanggar sistem tersebut.

Rata-rata, kata Yusuf, pengendara berdalih kalau belum mengetahui informasi aturan ganjil genap tersebut. Bahkan petugas menemukan plat mobil ganda.

(Luk)

LEAVE A REPLY

18 − 16 =