Buronan Penyeludupan BBM Ilegal Senilai Rp1,3 Triliun Ditangkap

deki-bernama_20180804_163402JurnalPatroliNews DENPASAR – Dua tahun berstatus buronan, pelarian Deki Bermana (40), berakhir sudah. Pria asal Taluk Kijantan ini adalah terpidana dalam perkara tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam kasus penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) ilegal senilai Rp 1,3 triliun di Batam.

Ia ditangkap oleh Tim Intel Kejaksaan Agung (Kejagung) dan dibackup oleh Tim Intel Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali di atas Kapal Raka Surya yang sedang berlabuh di Pelabuhan Tanjung Benoa, Denpasar, sekitar pukul 12.00 Wita, Sabtu (4/8).

“Terpidana ini sudah kerja di kapal minyak itu selama dua tahun. Ini dia baru sekarang masuk ke Benoa dari Gresik. Di kapal itu, yang bersangkutan menjabat sebagai Mualim I,” jelas Asisten Intelijen Kejati Bali, Bayu A. Arianto, seizin Kepala Kejati (Kajati) Bali Dr. Amir Yanto.

Usai ditangkap, tim langsung membawa Deki ke Kantor Kejati Bali. Sekitar pukul 14.30 WITA, tim membawanya menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai untuk diterbangkan ke Pekanbaru, Riau, melalui Jakarta.

Berdasarkan putusan Mahkamah Agung Nomor: 2621K/PID.SUS/2015 tertanggal 24 Agustus 2016, Deki dijatuhi hukuman pidana penjara 7 tahun dan denda Rp 500 juta subsidair satu tahun kurungan. Deki menjadi buronan ke-145 yang berhasil ditangkap tim intel Kejagung RI sejak Januari hingga Agustus 2018.

“Deki kita buru sejak tahun 2016 dan sekarang sudah tertangkap,” ucapnya.

Pengungkapan kasus ini berawal dari adanya laporan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) kepada pihak kepolisian. Di mana, salah satu PNS di Batam, Kepri memiliki rekening gendut sebesar Rp1,3 triliun. Setelah disidik polisi, akhirnya menangkap PNS bernama Niwen.

Hasil penelusuran ternyata uang itu berasal dari kakak kandung Niwen Ahmad Mahbub alias Abob. Polisi pun bergerak menangkap Abob dan ternyata uang tersebut berasal dari mafia BBM di perairan laut Provinsi Kepri dan Riau. Kasus mafia minyak ini diketahui melibatkan banyak pihak, termasuk Deki. (dai)

LEAVE A REPLY

four × 1 =