BI Salurkan Bantuan Green House Bagi Petani Sangihe

Panen Rica Deputi Kepala Perwakilan BI Sulut Buwono Budi Santoso, Wabup Helmud Hontong SE dan Asisten I Dirgahayu Mandiangan

JurnalPatroliNews – Sangihe,– Bentuk kepedulian terhadap masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe terus diperhatikan, Kamis (9/8/2018). Bank Indonesia (BI) memberikan bantuan Green House (Rumah tempat pembibitan) bagi masyarakat Petani Pensu Kelurahan Pananekeng Kecamatan Tahuna Barat. Green House sendiri diresmikan oleh Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulut Buwono Budi Santoso bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe.

Kepala Perwakilan BI Sulut Bawono Budi Santoso mengatakan, BI sangat memperhatikan akan pertubuhan ekonomi di Daerah, untuk itu BI akan mendorong sektor pertanian masyarakat Petani Sangihe.

“BI begitu konsen terhadap pertumbuhan Ekonomi di Daerah ini, dengan mendorong sektor pertanian tanaman pangan seperti tanaman Barito, karna survei dari BI sendiri di beberapa pasar di Manado, pembelinya paling banyak dari tiga kepulauan yakni Sangihe Sitaro dan Talaud,” kata Santoso.

Dijelaskanaya, karena harga komoditi Barito di wilayah Kepulauan mahal. Jadi, BI akab membantu petani melaluo Green House.

“Harga Komoditi Barito di wilayah Kepulauan sangat mahal harganya karna masi mendatangkan dari Manado. Karna itu kami BI membantu Petani di Daerah ini melalui rumah tempat pembibitan atau Green House,” jelasnya.

Sementara itu mewakili Pemkab Sangihe melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs Dirgahayu Mandiangan, dirinya menyampaikan terima kasih atas bantuan fasilitas Green House dan sejumlah bantuan lainnya kepada Petani.

“Kiranya apa yang diberikan ini dapat digunakan dengan baik sehingga kedepan Kabupaten Sangihe tidak lagi membeli Rica dan Tomat dari luar Daerah tetapi sudah dapat menyediakan sendiri,” ungkap Mandiangan.

Sebelumnya telah dilakukan panen rica oleh Deputi Kepala Perwakilan BI Sulut Buwono Budi Santoso bersama Wabup Helmud Hontong SE dan Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs Dirgahayu Mandiangan serta rombongan lainnya. Dilanjutkan dengan sosialisasi pengolahan cabe rawit oleh tim ahli Dr Ir Ledy Lengkey dan Dr Ir Caroline Pakasi dari Fakultas Pertanian Unsrat Manado.

(Rdk/BM)

LEAVE A REPLY

1 × three =