Abaikan Keselamatan Lingkungan, DLHK Karawang Cabut Ijin Caustic Soda Plant PT.Pindo Deli Pulp And Paper Mills

krwJurnalPatroliNews – KARAWANG – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karawang Jawa Barat melalui SK No.180/ kep.1190/PPL/2018 tanggal 18 Mei 2018 ditanda tangani Kadis LHK setempat Wawan Setiawan,mencabut ijin lingkungan caustic soda plant PT.Pindo Deli Pulp And Paper Mill, Jum,at(18/5/2018)

Sikap tegas diambil pemerintah setempat, pasca terulangnya peristiwa kebocoran instalasi caustic soda plant PT.Pindo Deli Pulp And Paper Mills Karawang di desa Kuta Mekar Kecamatan Ciampel Kamis malam (17/5/2018) yang mengancam jiwa masyarakat ,dengan 43 orang korban dirujuk ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan perawatan intensif fihak medis.

Dalam pertemuan digelar diaula kantor DLHK Karawang Jum,at siang (18/5/2018) ,dihadiri pihak PT.Pindo Deli Pulp And Paper Mills, Pol PP, Bidang Pengawasan Disnaker Wilayah II Provinsi Jabar, dan Disperindagtamben Karawang, disimpulkan, operasional caustic soda plant milik Pindo Deli Pulp And Paper Mills tidak patuh aturan, sebagaimana standar operasional prosedur pabrik kimia ditetapkan.

Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Karawang, Wawan Setiawan tegaskan, management Caustic Soda Plant PT.Pindo Deli Pulp And Paper Mills dinilai lalai tidak melaporkan audit berkala kepada pemerintah, ujarnya.

Sementara, leadership Caustic Soda PT.Pindo Deli Pulp And Paper Mills, dalam dengar pendapat bersama pemerintah Kabupaten Karawang akui ,terjadi error system maintenance HCL plant akibat tak berfungsi baiknya Valve hypo Chloride hingga terjadi kebocoran gas dan meracuni warga sekitar melalui udara, urai Doni.

Seiring pernyataan Doni, perwakilan UPTD Pengawasan wilayah II Disnaker Pemprov Jabar,Angga Wijaya, tandaskan, harusnya management caustic soda plant Pindo Deli Pulp And Paper Mills melaporkan hasil operasional pabriknya kepada instansinya secara berkala, namun ini tidak dilakukannya,katanya.

Anggapun sarankan, terkait kadar asam dihasilkan dari produksi caustic soda, karenanya, saluran buang ke water treatment harus dilakukan terpisah,dan prosedur mekanisme kimia harus diperbaiki sesuai SOP,serta tersedianya sensitif detector pada setiap bagian plant yang dicurigai, urainya.

Dikesempatan ini, perwakilan komisi C DPRD Kabupaten Karawang, Elivia tegaskan, kasus caustic soda plant Pindo Deli merupakan contoh buruk lemahnya standar operasional prosedur sebuah perusahaan yang tidak mengutamakan keselamatan hidup warga disekitar perusahaannya, katanya.

Srikandi PDI Perjuangan sarjana teknik industri yang kini menjabat ketua komisi C DPRD Karawang ini meminta, pentingnya dilakukan sinkronisasi konsisten K3 bersama masyarakat.

(PRI)

LEAVE A REPLY