Asuransi Tugu Pratama Indonesia Dapatkan Pernyataan Efektif Dari OJK

WT12JurnalPatroliNews JAKARTA — PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia mendapatkan pernyataan efektif Otoritas Jasa Keuangan untuk penerbitan saham baru lewat penawaran umum perdana saham.

Presiden Direktur Asuransi Tugu Pratama Indonesia Indra Baruna menjelaskan bahwa pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tersebut didapatkan pada Kamis, 17 Mei 2018. Artinya, izin tersebut mundur karena seharusnya dikantongi pada 4 Mei 2018.

Indra mengatakan selanjutnya perseroan akan memasuki proses masa penawaran umum perdana saham pada 18 Mei 2018, masa penjatahan 24 Mei 2018, dan distribusi saham pada 25 Mei 2018.

“Kami berharap bisa mencatatkan saham perseroan di Bursa Efek Indonesia pada 28 Mei 2018,” jelasnya dalam siaran pers yang dikutip, Jumat (18/5).

Perubahan status menjadi perusahaan publik akan mendorong ATPI lebih meningkatkan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG) sekaligus meningkatkan manajemen risiko.

“Kami akan menjaga amanah para pemegang saham untuk terus meningkatkan kinerja bisnis dan transparansi perusahaan,” jelas Indra.

Sementara itu, ATPI telah menetapkan harga penawaran saham perdana perseroan sebesar Rp3.850 per saham. Perusahaan rencananya akan menggunakan sekitar 70% dana hasil IPO untuk memperkuat modal perseroan guna pengembangan bisnis. Sisanya sekitar 30% akan digunakan untuk pengembangan usaha dalam bentuk peningkatan penyertaan modal pada Tugu Reasuransi.

“Penyertaan modal ke anak usaha itu untuk memperkuat modal di bidang reasuransi,” tambahnya. (dai)

LEAVE A REPLY