Atasi Sampah Lingkungan, DLHK Karawang Rekrut Pengawas Lapangan THL

P_20180130_162503JurnalPatroliNews – Karawang, Guna memaksimalkan kinerja tenaga kerja lapangan menuju lingkungan bersih dan tertata baik di wilayah pemkab Karawang, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten setempat dipimpin Wawan Setiawan, menyusun strategi anyarnya, merekrut warga masyarakat setempat yang berpengaruh di lingkungannya menjadi pengawas lapangan dengan masa MoU kerjasama selama setahun dengan status tenaga harian lepas(THL).

“Rekruitmen THL pengawas jalur di rengasdengklok , tugasnya mengawasi 6 unit armada angkutan sampah untuk melayani 5 jalur lokasi rawan sampah guna selanjutnya diangkut menuju TPSA Jalupang di Cikampek Timur, sementara untuk melayani warga Karawang kota, DLHK Karawang siapkan 5 unit armada angkutan sampah untuk melayani 5 jalur di kecamatan Karawang Barat dan Karawang Timur dan saat ini dipercayakan ke sebuah yayasan, soal ini kami uji cobakan selama 3 bulan dan akan dievaluasi dalam waktu setahun urai Wawan, kepada Jurnal Patroli News di kantornya, Selasa sore (31/1/2018).

Wawan mengaku, programnya ini telah diuji cobakannya di kecamatan Rengasdengklok ,Karawang kota dan Telagasari sejak Desember 2017 lalu.

“Jurus ini kami pandang positif, untuk mendongkrak pendapatan karcis retribusi kebersihan, ujar Wawan seraya dicontohkannya, di Rengasdengklok misalnya, yang semula dinasnya hanya mendapat 6 juta rupiah per bulannya, sekarang bisa naik hingga 20,3 juta rupiah, urainya.

Lebih jauh diterangkan Wawan, fihaknya kini menggandeng pihak ketiga untuk perbaikan 5 unit incererator sampah ukuran 1 Ton miliknya dinasnya.

“Incererator itu warisan Kabid Kebersihan dan Pertamanan Dinas Cipta Karya dahulu yang sejak awal kedatangannya, barang itu tak pernah difungsikan sama sekali bahkan ditelantarkan sedemikian rupa di depo seksi kebersihan, ungkapnya.

Selain gencar melakukan terobosan positif guna mengatasi sampah semakin menggila dilingkungan masyarakat Karawang saat ini seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk dan segala aktivitas dapurnya, Wawanpun mengaku jika fihaknya tengah memikirkan lokasi untuk TPSA baru yang lokasinya dekat dengan kecamatan lokasi sumber sampah, selain lokasi TPSA Jalupang yang dari jarak tempuh dan situasi kondisi lapangannya penting mendapatkan perhatian serius.

“Seiring perkembangan pembangunan wilayah Kabupaten Karawang dan semakin bertambahnya hunian penduduk dengan segenap aktifitas dapurnya, rencananya kami akan segera fungsikan lahan seluas 1,3 hektar lahan milik Pemkab Karawang untuk lokasi Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA)di desa Kemiri , ini untuk mengcounter sampah asal Rengasdengklok, Batujaya, Tirtajaya, selain kamipun kini ditawari lahan seluas 3,2 hektar untuk lokasi TPSA di kecamatan Pedes yang kesemuanya masih dalam kajian selektif, pungkasnya. (PRI)

LEAVE A REPLY