Besok, KPK Periksa 9 Saksi Terkait Aliran Dana Kasus Suap DOKA

febri-diansyah-7-1d67285915db3e38a148f119c01253f8JurnalPatroliNews JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melakukan pemeriksaan terhadap pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh dalam pengembangan kasus suap penggunaan Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun anggaran 2018.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengungkapkan, pemeriksaan tersebut akan dilaksanakan esok hari di Mapolda Aceh. Penyidik mengagendakan akan meminta keterangan terhadap sembilan saksi. Namun, lembaga antirasuah merahasiakan identitas saksi-saksi tersebut.

“Besok direncanakan 9 saksi lainnya akan diperiksa. Besok ada unsur swasta dan pemerintah,” kata Febri di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (12/7).

“Kami imbau agar para saksi juga kooperatif dan menghadiri pemeriksaan tersebut. Kejujuran dari para saksi akan membantu penguatan kasus ini,” lanjut Febri.

Sementara itu, Febri menyatakan, terhadap pemeriksaan yang dilakukan hari ini di Mapolda Aceh, ke-enam saksi telah memenuhi pemanggilan dari penyidik KPK. Menurut Febri, para saksi itu digali keterangannya terkait dengan aliran dana dan adanya proses komunikasi antar pihak terkait perkara ini.

“Sesuai dengan jadwal pemeriksaan saksi hari ini, seluruh saksi yang dipanggil datang ke penyidik untuk dilakukan pemeriksaan di Polda Aceh,” ujar Febri.

Untuk diketahui, KPK telah menetapkan empat tersangka dalam kasus itu antara lain Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan Bupati Bener Meriah Provinsi Aceh Ahmadi serta dua orang dari unsur swasta masing-masing Hendri Yuzal dan T Syaiful Bahri.

Diduga sebagai penerima dalam kasus itu adalah Irwandi Yusuf, Hendri Yuzal, dan T Syaiful Bahri. Sedangkan diduga sebagai pemberi Ahmadi.

Diduga pemberian oleh Bupati Bener Meriah kepada Gubernur Aceh sebesar Rp500 juta bagian dari Rp1,5 miliar yang diminta Gubernur Aceh terkait “fee” ijon proyek-proyek pembangunan infrastruktur yang bersumber dari dana DOKA pada Provinsi Aceh Tahun Anggaran 2018.

Pemberian tersebut merupakan bagian dari komitmen “fee” delapan persen yang menjadi bagian untuk pejabat di Pemerintah Aceh dari setiap proyek yang dibiayai dari dana DOKA.

Terbaru, KPK juga melakukan pencegahan bepergian ke luar negeri terhadap empat orang terkait kasus dugaan suap ini. Mereka adalah model cantik sekaligus tenaga ahli Aceh Marathon, Steffy Burase; Kadis PUPR Pemprov Aceh, Rizal Aswandi; Kepala ULP Pemprov Aceh, Nizarli; serta Teuku Fadhilatul Amri. (dai)

LEAVE A REPLY

four × 1 =