Uji Materi, Pro – Kontra Aturan ‘Ganjil-Genap’ Pemprov DKI Digugat ke MA

JurnalPatroliNews – Jakarta – Aturan ganjil-genap yang diberlakukan oleh Pemprov DKI Jakarta digugat warga. Aturan itu digugat ke Mahkamah Agung (MA).

Perkara dengan nomor register No 57PP/HUM/2018 itu didaftarkan pada tanggal 13 Agustus. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan duduk sebagai tergugat.

“Pemohon Andrean Mezar, termohonnya Gubernur DKI Jakarta terkait dengan ganjil genap,” ucap Kabiro Hukum dan Humas MA Abdullah, saat konferensi pers, di Media Centre MA, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (15/8).

Abdullah menambahkan perkara ini sedang diperiksa tim peneliti. Belum ada penunjukan hakim terkait gugatan tersebut.

“Jadi ini diajukan uji materi di Mahkamah Agung,” jelasnya.

Ganjil-genap ini menimbulkan pro-kontra. Apalagi ketika wilayah ganjil-genap diperluas. Aturan ini diterapkan pemprov untuk mengurai macet di Jakarta terutama di jalan-jalan protokol.

(Luk)

Penjualan Hewan Kurban di Karawang Masih Sepi Pembeli

JurnalPatroliNews – KARAWANG – Sepekan jelang tibanya Hari Raya Idul Adha 1439 H, penjualan hewan kurban di sejumlah titik yang ada Kabupaten Karawang masih terlihat sepi dari pembeli.

Salah seorang pedagang hewan kurban di wilayah Kecamatan Karawang Timur, Maman (37) mengatakan, lapak dagangan hewan kurban miliknya masih sepi didatangi pembeli.

“Kalau yang datang sih banyak, tapi mereka hanya nanya-nanya saja. Kalau yang langsung membeli masih sedikit mas, “kata Maman, Rabu (15/8/18).

Maman mengaku, pada Hari Raya Idul Adha 1439 H yang tinggal beberapa hari lagi, ia hanya menyediakan 68 hewan kurban dengan jenis domba di lapaknya dengan variasi harga sesuai dengan berat hewan kurban tersebut.

“Harga paling murah sekitar Rp2,5 juta dan itu adalah domba yang berukuran kecil. Untuk domba besar harganya sekitar Rp5juta, “tuturnya.

Maman memperkirakan, pembelian hewan kurban di Kabupaten Karawang akan mulai ramai pembeli mulai H-4 hingga H-3 jelang Hari Raya Idul Adha.

Maman mengaku, mahalnya harga hewan kurban pada tahun ini akibat sulitnya para peternak mendapatkan pakan bagi hewan kurban karena musim kemarau yang cukup panjang.

“Pada tahun kemarin harga hewan kurban termurah masih dijual pada kisaran harga Rp1,8 juta hingga Rp2 juta. Untuk tahun ini harga termurah domba adalah Rp2,5 juta akibat sulitnya mendapatkan pakan ternak, “pungkasnya.

(san)

Digunakan Untuk Arena Balap Sepeda Asian Games 2018 Jalur Pantura Karawang Akan Ditutup Total

JurnalPatroliNews – KARAWANG – Jalur Pantura di wilayah Kabupaten Karawang akan ditutup total selama beberapa jam untuk digunakan sebagai lintasan balap sepeda Asian Games 2018 Pada Kamis, 23 Agustus 2018 mendatang.

Hal itu ditegaskan Kapolres Karawang, AKBP Slamet Waluya, saat cek jalur kesiapan dan simulasi balap sepeda Asian Games 2018 di Karawang.

“Jalur ini akan ditutup secara total dimulai dari Pertigaan Mutiara hingga ke Simpang Jomin Cikampek, “katanya.

Dijelaskan, selama pelaksanaan balap sepeda Asian Games tersebut jalur pantura di wilayah Kabupaten Karawang yang panjangnya sekitar 18 Kilometer itu akan ditutup delapan jam lamanya, sehingga ujar dia, semua kendaraan yang biasa melintasi jalur ini baik dari arah Cirebon maupun dari arah Jakarta tidak bisa melalui kedua jalur tersebut.

Hal senada ditegaskan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Arif Bijaksana. Dijelaskan Arif, penutupan jalur Pantura dalam rangka pelaksanaan balap sepeda Asian Games 2018 akan dilakukan mulai pagi hingga siang hari.

Selama kegiatan balap sepeda Asian Games 2018 itu, jelas Arif, Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang akan bekerjasama dengan Polres Karawang untuk melakukan rekayasa lalu lintas.

“Kami akan melakukan rekayasa lalu lintas bersama dengan Polres Karawang dalam pengalihan jalur kendaraan. Kendaraan yang biasa melewati jalur ini akan kami berhentikan atau diistirahatkan di tempat-tempat parkir yang ada. Rencananya penutupan jalur pantura ini akan dimulai dari pagi hari hingga siang sekitar pukul 13:00 WIB, “jelasnya .

Kendaraan kecil yang melintas di sekitar Simpang Mutiara, kata dia, akan dialihkan ke ke jalur terdekat lainnya, sementara untuk kendaraan besar seperti truk dan bus akan diberhentikan dan diistirahatkan di tempat parkir yang telah ditentukan.

(san)

Jalin Tradisi Ketimuran, Muzani Sebut Ketum Gerindra Akan Bertandang ke Rumah JK Bahas Pilpres

JurnalPatroliNews – Jakarta – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akan bertandang ke kediaman Wakil Presiden Jusuf Kalla (Wapres JK). Kunjungan tersebut dalam rangka silaturahmi.

Silaturahmi tersebut, kata Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani, merupakan bagian dari tradisi ketimuran. Sebagai orang yang lebih muda, Prabowo harus meminta saran dan pandangan serta doa dari tokoh yang dituakan.

“Dalam tradisi ketimuran kan sesuatu yang lebih junior datang ke senior kan biasa apalagi ada hajat dan gawe besar maka perlu silaturahmi kepada orang yang dihormati dan dituakan, itu penting,” ujar Muzani di Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (15/8).

Muzani mengungkapkan pertemuan akan dilakukan di rumah dinas JK di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Rencananya, Prabowo akan bertandang sekitar pukul 20.00 WIB.

“Jam 20.00 atau 21.00,” ungkapnya.

Selain silaturahmi, Muzani mengatakan, dalam kunjungan itu, rencananya ketua umumnya akan membicarakan persoalan Pilpres. Namun, ia enggan merinci apa saja poin-poin yang akan disampaikan.

“Kan belum ketemuan,” kata Muzani.

(Luk)

Tak Ada Kontak Fisik, ‘LBH Bantah Ada Pembacokan di Asrama Mahasiswa Papua’

JurnalPatroliNews – Surabaya – LBH Surabaya membantah adanya penganiayaan dengan senjata tajam atau pembacokan saat terjadi bentrok di asrama mahasiswa Papua. Bahkan disebut tak ada kontak fisik dalam bentrok tersebut.

“Ada dugaan mereka itu luka karena jatuh. Mungkin mereka luka karena terkena batu. Jadi tidak ada kontak fisik sebenarnya. Pas dia mau keluar lari, ada yang jatuh. Jadi nggak ada kontak fisik sampai membacok tidak ada,” kata Kepala Bidang Riset Pengembangan dan Kerjasama LBH Surabaya, Sahura, kepada wartawan di asrama mahasiswa Papua di Jalan Kalasan, Tambaksari, Rabu (15/8).

Sahura juga memastikan bahwa tak ada penghuni Asrama Mahasiswa Papua yang membawa benda tajam dalam insiden tersebut. “Jadi yang luka bacok itu tidak benar. Jadi tidak ada kontak fisik sebetulnya,” ungkap Sahura.

Sahura juga memastikan berdasarkan pengakuan penghuni Asrama mahasiswa Papua, bahwa tidak ada yang mengambil benda yang lain untuk menyerang.

“Tadi ngomong membawa-bawa sapu dan kayu, tidak ada. Mereka hanya untuk membela diri,” kata Sahura.

(Luk)

121 Pejabat Pemko Banjarmasin Dilantik. Walikota, ‘Buktikan Kepercayaan Yang Telah Diberikan’

JurnalPatroliNews – BANJARMASIN,– Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina berharap, para pejabat lingkup Pemko Banjarmasin dapat menciptakan tim kerja yang solid dalam mendukung, mengamankan dan melaksanakan semua kebijakan yang sudah menjadi ketetapan.

Harapan tersebut, disampaikannya saat Pelantikan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemko Banjarmasin.

“Saya minta para pejabat yang baru dilantik dapat bekerja keras, bekerja cerdas, bekerja tuntas dan iklas. Buktikan kepercayaan yang diberikan telah memenuhi kreteria prestasi, loyalitas, dedikasi dan memiliki akhlak yang baik,” ujarnya, Rabu (15/08).


Dari informasi terhimpun, jumlah pejabat administrator, pejabat pengawas dan kepala sekolah yang dilantik oleh Walikota Banjarmasin berjumlah 121 orang.


Pelantikan tersebut, dilaksanakan di Aula Kayuh Baimbai Balai Kota Banjarmasin itu,  dihadiri pula oleh Plh Sekda Kota Banjarmasin H Gazi Akhmadi, dan para kepala SKPD lingkup Pemko Banjarmasin.


Lebihlanjut orang nomor satu di kota berjuluk seribu sungai ini mengatakan, para pejabat yang baru saja dilantik agar selalu melakukan komunikasi dan koordinasi, baik secara formal maupun non formal, antar SKPD dan semua pemangku kepentingan seperti LSM, Media Massa atau wartawan termasuk dengan mitra Pemko Banjarmasin.

“bangun hubungan kerja yang harmonis dan serasi dengan semua pihak, karena kesuksesan dan keberhasilan tidak mungkin dilakukan oleh satu orang saja,” pungkasnya.

(Rdk/Hmp)

Kolam Air Mancur Menari Segera Dibangun di Kota Berjuluk Seribu Sungai

JurnalPatroliNews – BANJARMASIN – Rencana pembangunan kolam air mancur menari di Taman Kamboja Banjarmasin, tak lama lagi akan segera direalisasikan Pemko Banjarmasin. Kolam itu, pengerjaannya akan dilakukan di dalam waktu dekat ini

Hal tersebut dibuktikan dengan telah ditandatanganinya nota kesepahaman (MoU) antara kontraktor pelaksana PT Car Bek Nusantara, dengan Konsultan Pengawas CV Prisma Jasa Konsultan dan Pemko Banjarmasin yang dalam hal ini Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin, H Muhyar.


Penandatangan MoU tersebut dilaksanakan di ruang Rapat Berintegrasi , Balai Kota Banjarmasin, disaksikan Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina. Pemimpin Bumi Kayuh Baimbai ini berharap, kolam air mancur yang akan dibangun nanti bisa memenuhi standar kreteria sesuai yang diputuskan oleh Kementerian Perlindungan Peerempuan dan Anak.

“Kita mengedepankan prinsip pekerjaan. Mudah-mudahan tepat waktu dengan hasil terbaik. Syukur-syukur bisa mendapatkan pengakuan lisensi. Karena itu harus ada standar dalam pembangunannya sehingga sesuai dengan yang telah diputuskan oleh kementerian,” ujarnya, Rabu (15/08)


Selain sebagai ruang terbuka hijau, terangnya, di Taman Kamboja juga terdapat Ruang Bermain Ramah Anak. Dan keberadaan RBRA itu merupakan satu dari delapan RBRA yang telah bersertifikat. 


Karena itu, di tahun 2018 ini, Kota Banjarmasin kembali akan mendapatkan penghargaan untuk kedua kalinya sebagai Kota Layak Anak dengan kategori Pratama. 


Pembangunan kolam di Taman Kamboja sudah direncanakan Pemko Banjarmasin sejak akhir tahun 2017 lalu.


Dengan adanya kolam tersebut, selain sebagai sarana hiburan, diharapkan juga dapat menambah kecantikan kota berjuluk seribu sungai.

(Rdk/Hmp)

Demokrat Bela Andi Arief, ‘Rachland Buka-bukaan Soal Manuver Prabowo’

JurnalPatroliNews – Jakarta – Partai Demokrat (PD) membela Andi Arief yang diancam dipolisikan PAN dan PKS. PD buka-bukaan soal manuver Prabowo Subianto yang sempat menyebut nama AHY sebagai salah satu kandidat cawapres.

“Di balik realitas politik, yang di atas kertas tak lagi bisa diubah, sikap Andi Arief yang terang-terangan mewakili sebenar-benarnya suara hati setiap kader Demokrat. Dia tidak sendirian. Dia berkelahi demi kehormatan Partai dan setiap kadernya — bukan untuk dia pribadi,” cuit Wasekjen PD Rachland Nashidik dalam akun twitter @RachlanNashidik yang dikutip, Rabu (15/8).

Rachland kemudian bicara soal dirinya yang selama ini jadi salah satu pengeritik terkeras Prabowo. Pada Pemilu 2009, saat Prabowo berduet dengan Megawati, Rachland pernah berseteru dengan kubu eks Danjen Kopassus itu hingga diancam dilaporkan ke polisi.

“Kenapa kini mendukung? Bukan cuma keputusan partai. Saya mau ganti Presiden! Alat yang tersedia cuma Prabowo,” ujarnya.

Dia lalu bicara soal sikap PD yang memilih tetap bertahan di koalisi pendukung Prabowo-Sandiaga. Dia mengatakan partainya tak ingin ingkar janji untuk berjuang memenangkan Prabowo.

“Tapi silakan Gerindra-PKS-PAN, bila tak suka, bujuk lagi Pak Prabowo untuk tendang ke luar Demokrat. Kami dikhianati. Tapi kami tak akan berkhianat. Kenapa? Bukan karena kami malaikat. Tapi karena itu satu-satunya cara untuk membuktikan kami berbeda dari mereka,” ulas Rachland.

Rachland kemudian membahas manuver Prabowo saat memilih cawapres. Prabowo, kata Rachland, yang lebih dulu mempertimbangkan AHY sebagai kandidat cawapres, bukan PD yang menawar-nawarkan.

“Prabowo yang datang pada kami, bukan sebaliknya. Prabowo yang menyebut nama AHY, bukan kami. Prabowo yang memberi alasan kenapa AHY, bukan kami. Ketika dia pilih Sandi, kami bertanya: Elektabilitas Sandi berapa? Kenapa Gerindra dengan Gerindra? Saudara mau menang, tidak?” tutur Rachland.

Rachland mengatakan elektabilitas AHY jauh di atas Sandi. Di atas kertas, dia menambahkan, AHY bisa menyumbang elektabilitas Prabowo.

“Begitupun, karena konon Prabowo tak bisa melawan PKS dan PAN, kami tak memaksa. Kami bilang: kalau mau menang, cari Cawapres lain dengan elektabilitas cukup dan diterima semua pihak,” ujarnya.

Rachland buka-bukaan agar publik tahu realitas politik koalisi Prabowo yang sebenarnya. Dia menegaskan kini PD fokus berupaya memenangkan Prabowo-Sandi.

“Sebuah tugas sangat berat, karena syarat-syaratnya tak dipenuhi. Tapi saya akan bicara lagi bila PKS dan PAN kembali menyerang Andi Arief,” pungkasnya.

(Luk)

Koalisi Partai Pendukung Jokowi-Ma’ruf Buka Diri Bagi Mahfud MD, Masuk Timses

JurnalPatroliNews – Jakarta – Sekretaris Jenderal Partai NasDem Jhonny G Plate mengatakan, koalisi partai pendukung Joko Widodo-Ma’ruf Amin membuka diri bagi Mahfud MD masuk dalam tim kampanye nasional. Namun, hal tersebut tergantung kepada Mahfud.

“Peluang itu semua terbuka semuanya, tetapi semua tergantung pada pak Mahfud,” kata Jhonny di kantor DPP NasDem, Menteng, Jakarta, Rabu (15/8).

Dia menambahkan, Mahfud sendiri telah menyatakan akan membantu pemerintah. Saat ini, Mahfud masih masuk dalam keanggotaan BPIP.

“Kalau membantu pemerintah di BPIP, harus menjaga netralitasnya dan tidak terkait dengan parpol apalagi kontestasi politik. Dan kita menghormati itu. Kecuali pak Mahfud berubah pikiran. Kalau pikirannya berubah, tentu pintu terbuka,” ujarnya.

Senada dengan Jhonny, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menuturkan, koalisi Indonesia Kerja akan mengajak Mahfud masuk ke tim kampanye nasional.

“Ya tentu saja. Apalagi beliau kan juga merupakan tokoh yang punya pengalaman yang sangat luas. Pernah jadi anggota dewan, kemudian hakim konstitusi, pernah jadi menteri, dan bagian dari simbol persaudaraan bersama dari para pemimpin,” tandasnya.

(Luk)

Bawaslu Sebut Tidak Ada Sanksi Untuk Pemberi Mahar Politik

JurnalPatroliNews JAKARTA – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Abhan mengatakan tidak terdapat sanksi apabila seorang bakal calon presiden atau wakil presiden terbukti memberikan “mahar politik” dalam proses pencalonan capres-cawapres.

“Di aturan tidak ada (sanksi). Sanksinya hanya partai yang bersangkutan tidak bisa untuk mengikuti pemilu berikutnya dan itu setelah terbukti di pengadilan yang punya kekuatan tetap,” tutur Abhan di Jakarta, Rabu (15/8).

Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, dikatakan Abhan, tidak mengatur tentang diskualifikasi apabila bakal capres-cawapres terbukti memberikan “mahar politik” kepada partai politik.

Jika terbukti ada pemberian dana melalui putusan pengadilan yang berkekuatan tetap, maka hanya parpol yang menerima mendapat sanksi tidak dapat mengikuti pemilu berikutnya, tetapi dapat tetap mengikuti pemilu periode ini.

Bawaslu telah menerima laporan terkait dugaan pemberian “mahar politik” sebesar Rp500 miliar ke Partai Amanat Nasional dan Partai Keadilan Sejahtera dari bakal cawapres Sandiaga Uno.

Selanjutnya, Bawaslu akan melakukan klarifikasi serta mendalami laporan lengkap yang sudah diterima dengan mengundang pelapor dan pihak-pihak yang diduga mengetahui adanya aliran dana.

“Kemarin sudah kami terima, nanti tentu akan kami dalami. Apa bukti-buktinya, sejauh mana kami harus klarifikasi pihak-pihak terkait,” ucap Abhan.

Sebelumnya Wasekjen Partai Demokrat (PD) Andi Arief mengatakan Sandiaga memberikan mahar Rp500 miliar tersebut masing-masing kepada PKS dan PAN untuk melancarkan jalannya mendampingi bakal capres Prabowo Subianto.

Namun, Sandiaga menampik hal tersebut dan menegaskan tidak ada mahar karena proses pencapresan harus sesuai undang-undang. “Kita bisa pastikan itu tidak benar,” ucap Sandiaga. (Ant/dai)

Bela Negara