TNI Kirim Helikopter Dauphin AS 365 N3 HR-3601 Dukung Satgas Misi PBB

JurnalPatroliNews – TNI,– Maritime Task Force (MTF)  TNI United Nations Interim Forces in Lebanon (UNIFIL) merupakan salah satu satuan tugas (Satgas) TNI dalam mendukung tugas  misi perdamaian PBB diperkuat dengan helikopter jenis  Dauphin AS 365 N3 dengan nomor HR 3601 akan diangkut menggunakan pesawat kargo Antonov AN-124 milik Rusia menuju Lebanon di Pangkalan Udara Juanda Surabaya. Demikian disampaikan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Kamis (16/8/2018).

Pada kesempatan tersebut Kapuspen TNI Mayjen TNI  M. Sabrar Fadhilah mengatakan bahwa pengiriman helikopter jenis Dauphin AS 365 N3 dengan nomor HR 3601 dilakukan dalam rangkamenunjang pelaksanaan tugas Satgas  MTF TNI UNIFIL.

Dalam kesempatan tersebut Kapuspen TNI menyampaikan bahwa penyiapan helikopter jenis  Dauphin AS 365 N3 dengan nomor HR 3601 telah melalui tahapan  Pre Deployment Visit (PDV) yang telah melibatkan delegasi PBB yang  datang ke Indonesia dalam  rangka mengecek kesiapan hellikopter dan dinyatakan telah memenuhi standar kualifikasi PBB.

Menurut Kapuspen TNI, proses embarkasi pesawat helikopter jenis Dauphin AS 365 N3 dengan nomor HR 3601 dalam rangka mendukung satgas MTF TNI UNIFIL telah dapat dilaksanakan sekitar pukul 17.15 WIB dan berlangsung dengan aman dan lancar. “pengiriman pesawat heli tersebut menunjukkan  keseriusan dan komitmen dari Indonesia untuk memberikan yang terbaik bagi PBB”, ucapnya.

Sementara itu Kapuspen juga menambahkan bahwa pada bulan Agustus 2018 ini, direncanakan  akan diberangkatkan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-D/E Multidimensional Integrated Stabilization Mission in Central Africa Republic (MINUSCA) di Central African Republic (CAR) sejumlah 180 personel.

Kapuspen TNI juga mengatakan bahwa akan dilakukan rotasi dari Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J/UNIFIL dibawah kepemimpinan Kolonel Laut (P) Alan Dahlan, S.H.,M.Si. akan digantikan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-K/UNIFIL yang melibatkan KRI Sultan Hasanuddin-366 dengan Komandan Letkol Laut (P) Cecep Hidayat, M.Si.

 Lebih lanjut Mayjen TNI  M. Sabrar Fadhilah menuturkan bahwa rotasi Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J/K UNIFIL akan diberangkatkan pada akhir bulan Agustus 2018 melibatkan KRI Sultan Hasanuddin-366, kapal perang jenis perusak kawal berpeluru kendali kelas SIGMA.

Adapun dalam pelaksanaan rotasi rute yang akan ditempuh KRI Sultan Hasanuddin-366 yaitu Surabaya-Jakarta-Belawan-Colombo-Salalah-Jeddah-T,Suez-Beirut.

(Rdk)

Tujuan Temani Prabowo Temui Jokowi, Sandiaga: Pamit Cium Tangan ke Bos-bos

JurnalPatroliNews JAKARTA – Bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno mengaku akan menemani capres Prabowo Subianto menemui Presiden Joko Widodo. Sandiaga mengaku ingin berpamitan dengan Jokowi karena melepas jabatannya sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk maju di Pilpres 2019.

“Dan buat saya teramat penting karena saya kan anak buah beliau. Kemarin dilantiknya di Istana saya belum sempat pamit juga,” kata Sandiaga di Cikini, Menteng, Jakarta, Jumat (17/8).

“Sekaligus mau pamit cium tangan ke bos-bos untuk tentunya Pilpres semoga membuat baik lebih erat bangsa ini,” sambung Sandiaga.

Cawapres Prabowo Subianto itu mengatakan pertemuannya nanti untuk meminta doa restu. Selain itu, Sandiaga ingin membahas pilpres yang sejuk dan damai.

“Sowan, mohon doa restu dan keinginan kita pemilihan yang santun, sejuk, penuh silaturahmi,” ujarnya.

Duet calon presiden-calon wakil presiden (capres-cawapres) Prabowo-Sandiaga berencana menemui Presiden Jokowi. Rencana itu terlontar selepas keduanya menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).

“Kemarin kita sudah ke Pak Jusuf Kalla, sekarang lagi nunggu waktunya Bapak Presiden juga. Kita akan datang, kita bilang kita sowan,” kata Sandiaga kepada wartawan di Pasar Mayestik, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (16/8) kemarin. (dai)

Zulkifli Hasan Sebut Pertemuan Jokowi dan Prabowo Telah Dijadwalkan

JurnalPatroliNews JAKARTA – Ketua MPR Zulkifli Hasan siap mempertemukan bakal capres Joko Widodo dan bakal capres Prabowo Subianto, menjelang Pilpres 2019. Menurutnya, kedua kontestan Pilpres itu sudah setuju. Namun, untuk waktu pertemuannya masih diatur.

“Pak Jokowi sudah oke, Pak Prabowo sudah oke. Nanti tinggal diatur (waktunya). Yang penting (perayaan) 17 Agustus kelar dulu,” kata Zulkifli di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (17/8).

Setelah Pilpres 2014 lalu, beberapa kali Prabowo dan Jokowi memang sempat bertemu. Keduanya juga saling menghormati. Termasuk saat Prabowo datang ke pelantikan Jokowi sebagai Presiden RI ke-7 pada Oktober 2014.

Pada pendaftaran sebagai capres ke KPU 10 Agustus 2018 lalu, Jokowi juga memberikan ucapan selamat kepada Prabowo dan Sandiaga Salahudin Uno, yang bakal menjadi rivalnya pada Pilpres 2019. Zulkifli, yang juga Ketua MPR, mengakui memang pertemuan kedua capres itu diharapkan bisa membuat pemilu 2019 menjadi lebih baik.

“Kan kami ingin agar tahun politik ini Pilpres itu sesuatu yang biasa. Pertandingannya itu, jangan, ini kan kontestasi biasa,” katanya.

Zulkifli menyambut baik apabila pertemuan kedua bakal capres itu terwujud. Menurutnya, hal ini guna menciptakan iklim politik yang kondusif.

“Kita ingin agar tahun politik ini pilpres itu sesuatu yang biasa. Kita berharap kontestasi itu friendly, bolehlah sedikit-sedikit gesekan tapi jangan sampai keras,” ucap Zulkifli.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengaku akan bertemu dengan Presiden Joko Widodo dalam waktu dekat.

“Ya (ingin bertemu),” ujar Prabowo di Kantor PBNU, Kramat Raya, Jakarta Pusat.

Prabowo mengaku, bahwa dirinya masih mencari waktu yang tepat untuk bertemu dengan Jokowi. Mantan Danjen Kopassus tersebut masih menunggu jadwal dari Jokowi.

“Lihat nanti dong, beliau presiden kan tentunya sibuk nanti kita cari waktu yang tenang,” terang Prabowo. (dai)

Turis Asing Turut Hadiri Upacara Bendera di Mercure Manado Tateli Resort and Convention, Ada Potong Tumpeng

Pengibaran bendera merah putih di Mercure Manado Tateli Resort and Convention

JurnalPatroliNews – Manado — Manajemen Mercure Manado Tateli Resort and Convention melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 73, Jumat (17/8/2018) pagi tadi.

Seperti tahun sebelumnya, upacara pengibaran bendera dilaksanakan di lagoon area Mercure Manado.

Diiringi dengan lantunan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan ditambah dengan pemandangan indah pulau Bunaken dan Manado Tua yang menjadi ciri khas Mercure Manado, para karyawan hotel memberikan hormat terhadap bendera merah putih yang berkibar dengan gagahnya.

“Upacara pengibaran bendera merah putih berlangsung begitu baik dan aman dengan Inspektur Upacara Bapak Zacharia Sulu, Chief Engineering Mercure Manado Tateli Resort and Convention,” ungkap Timothy Wowiling selaku Public Relations.

Menariknya, upacara bendera tersebut turut dihadiri oleh para turis asing yang merupakan tamu hotel.

“Kami juga sangat senang karena selain karyawan, upacara bendera ini juga dihadiri oleh beberapa tamu mancanegara yang kebetulan sedang berlibur di Mercure Manado,” kata Timothy sebagaimana rilis yang diterima BeritaManado.com dari PR Mercure.

Para turis asing turut menghadiri upacara bendera

 

Setelah upacara pengibaran bendera, acara dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng yang dipimpin oleh Vincent Archer, General Manager Mercure Manado.

“Pelaksanaan upacara bendera sudah menjadi tradisi manajemen hotel Mercure Manado dari tahun ke tahun. Bangga sekali karena kali ini boleh merayakan yang kedua kalinya di Mercure,” ucap Vincent.

Pemotongan tumpeng oleh Vincent Archer
(Rdk/BM)

Ini Alasan Kapolsek Tuminting Gagalkan Upacara Bendera Warga Kampung Bobo

Suasana pembubaran aksi warga Kampung Bobo.

JurnalPatroliNews – Manado,– Terkait kabar dilarangnya warga kampung bobo menggelar upacara bendera memperingati kemerdekaan Indonesia yang ke-73, Jumat (17/7/2018) pagi, ditanggapi langsung Kapolsek Tuminting AKP M Fadli SIK.

Di hadapan warga bersama LBH Manado yang hendak melaksanakan upacara Kapolsek mengatakan bahwa Indonesia adalah negara hukum sehingga persoalan penggusuran lahan di Kampung Bobo sebaiknya ditempuh melalui jalur hukum.

“Saya dengar ada rencana pengibaran bendera setengah tiang, kita negara berdaulat, pahlawan kita sudah susah memperjuangkan kemerdekaan,” kata Kapolsek Tuminting.

Lanjut Kapolsek, ia mengatakan bahwa negara Indonesia sedang tidak dalam keadaan berduka, sehingga pengibaran bendera setengah tiang tidak dapat benarkan menurutnya.

“Kalaupun masyarakat ada yang minta bantuan ke LBH, seharusnya yang ditempuh itu melalui jalur hukum, bukan cara seperti ini,” ujar Kapolsek Tuminting.

Kepala Lingkungan IV Kelurahan Maasing di lokasi kejadian juga mengatakan bahwa tidak mendapatkan pemberitahuan akan adanya kegiatan tersebut.

“Tidak ada koordinasi dengan pemerintah setempat untuk pelaksanaan kegiatan tersebut,” kata Kepala Lingkungan IV.

Berdasarkan pantauan di tempat kejadian, aparat yang hadir dilokasi pelaksanaan upacara bendera mencapai puluhan orang dan berasal dari aparat gabungan TNI-Polri.

(Rdk/BM)

Menhub Pastikan Pengemudi Ojek Online Tidak Akan Lakukan Demo Saat Pembukaan Asian Games 2018

JurnalPatroliNews JAKARTA – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan unjuk rasa para pengemudi ojek online batal dilakukan saat pembukaan Asian Games, Sabtu (18/8). Dia menjamin demo tersebut tidak akan dilakukan.

“Insya Allah. Kalau ada apa-apa, saya dikomunikasi, itu memang sesuai dengan ketentuan,” kata Budi di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (17/8).

Sejak jauh-jauh hari Menhub sudah memberikan imbauan kepada pengemudi ojek online agar tidak menggelar aksi unjuk rasa saat pembukaan Asian Games. Sebab, nantinya jika terjadi unjuk rasa dikhawatirkan bakal mengganggu jalan pembukaan pesta olahraga se-Asia itu.

Budi Karya Sumadi mengaku sudah menggelar pertemuan dengan para pengemudi ojek online dan sudah menyetujui tuntutan mereka terkait kenaikan tarif.

“Kita juga mengimbau Go-Jek tidak melakukan. Karena tarif sudah dinaikan,” kata Budi

Sebelumnya, Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengatakan, peningkatan produktifitas mitra dihasilkan melalui kombinasi antara penyesuaian tarif serta teknologi untuk mendorong produktifitas. Hal ini dapat dilihat dari berbagai peningkatan pendapatan dan tarif yang telah dilakukan dalam tiga bulan terakhir.

Pendapatan mitra GrabBike, direview secara berkala telah mengalami peningkatan sebesar 12% per bulan dalam tiga bulan terakhir melalui peningkatan layanan GrabBike, GrabExpress dan GrabFood.

“GrabBike telah menaikkan argo minimum setiap perjalanan dari Rp5.000 menjadi Rp7.000 sehingga telah menaikkan tarif per km dari Rp1.600 menjadi Rp2.300 untuk perjalanan jarak pendek,” ujarnya dalam keterangan resmi Grab Indonesia, Jakarta, Selasa (7/8).

Melalui peningkatan teknologi berdasarkan masukan mitra pengemudi aktif, GrabBike telah meningkatkan rata-rata tarif per km secara berkala jauh di atas Rp2.000.

Sementara itu, Director Corporate Affairs Go-Jek Nila Marita mengatakan, salah satu bentuk komitmen Go-Jek tercermin dari penentuan tarif yang diterima mitra driver yang paling tinggi di industri. Di mana sejak lama, tarif yang diterima mitra driver Go-Jek merupakan yang tertinggi di industri.

“Jadi, hal ini menunjukkan komitmen Go-Jek dalam memastikan mitra bisa memperoleh penghasilan maksimal, serta selalu termotivasi untuk memberikan layanan terbaik bagi pelanggan,” ujar Nila di Jakarta (13/8).

Dia menjelaskan, tarif rata-rata jarak dekat untuk mitra driver di Jabodetabek berdasar observasi lapangan di luar jam sibuk berkisar antara Rp2.200- Rp3.300 per kilometer. Dan Go-Jek juga memberikan tambahan penghasilan untuk layanan yang dilakukan mitra saat tengah malam. (dai)

Dandim 0824 Pada Upacara Kebesaran HUT RI Ke 73 Hendaknya Peringatan Kemerdekaan Menjadi Momentum Dalam Meningkatkan Semangat Persatuan Dan Kesatuan Bangsa

JurnalPatroliNews – Jember,– Upacara Kebesaran Memperingati Detik Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke 73 dilaksanakam di Alun Alun Jember pada Jum’at 17/08/2018 tepat Pukul 10.00 Wib dengan Inspektur Upacara Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR.

Hadir pada kesempatan tersebut diantaranya Danbrigif Raider 9/2 Kostrad Kolonel Robby Suryadi, Dandim.0824 Letkol Inf Arif Munawar, Kapolres Jember AKBP Kusworo Wobowo. Kajari Jember Pomco Hartanto, Para Komandan Satuan TNI Se Kab Jember dan para  Kepala Dinas Jajaran Pemkan Jember masing-masing beserta istri.

Pada upacara tersebut bertindak sebagai pembaca naskah Proklamasi Kemerdekaan RI adalah Wakil Ketua DPRD Jember dr Martini.

Usai upacara Dandim.0824 Jember Letkol Inf Arif Munawar saat kami wawancarai menyatakan bahwa kita patut memanjatkan puji syukur karena dapat memperingati HUT Kemerdekaan RI yang ke 73 dalam keadaan sehat, mengenang di Proklamasikannya Kemerdekaan Indonesia.

Peringatan HUT Kemerdekaan RI ini hendaknya tidak hanya kita peringati secara formal seperti ini saja namun demikian hendaknya lebih pada memaknai secara mendalam.nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan oleh para pahlawan bangsa kepada kita semua dalam kehidupan bermasyarakat berbagsa dan bernegara diera saat seperti ini.

Mari sebagai generasi penerus kita selalu berkarya yang terbaik pada bidang tugas kita masing-masing sebagai wujud peran serta kita dalam.pembangunan dalam mengisi Kemerdekaan.

(Sis24)

Kasrem 084/Bhaskara Jaya: Prajurit TNI-AD Harus Mengedepankan Kepentingan Bangsa dan Negara

JurnalPatroliNews – Surabaya,- Upacara 17 Agustus, mulai berlangsung secara serentak di seluruh jajaran TNI-AD. Seperti yang berlangsung di Makorem 084/Bhaskara Jaya saat ini, 17 Agustus 2018 pagi.

Tak hanya sebagai peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-73. Namun, upacara yang diikuti oleh seluruh prajurit Korem 084/Bhaskara Jaya itu, juga di warnai dengan pembacaan teks proklamasi yang dilakukan oleh Kepala Staf Korem (Kasrem), Letkol Arm Aprianko Suseno.

Melalui amanat KASAD, Jenderal TNI Mulyono yang dibacakannya, Kasrem menuturkan jika peringatan kemerdekaan merupakan bentuk penghormatan ke para pahlawan, sekaligus rasa syukur kepada Tuhan yang telah mengkaruniasi bangsa Indonesia dengan kemerdekaan.

 “Akan tetapi, seiring perkembangan teknologi, seakan menjadi acaman baru yang sulit dilihat dan dirasakan. Bahkan, memiliki potensi daya hancur yang lebih hebat terhadap kedaulatan sebuah negera, yaitu ancaman informasi,” jelas Kasrem.

 Perkembangan tersebut, menurut Kasrem, terbukti mampu mempengaruhi cara berpiki dan perilaku manusia dalam kehidupan sehari-hari. Terlebih dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

  “Sehingga, semangat persatuan dan kesatuan bangsa, serta nilai-nilai musyawarah untuk mufakat, semakin memudar dan tergantikan ego sektoral, serta intoleransi yang semakin menguat,” kata Letkol Aprianko.

 Tak hanya itu saja, menurutnya, penggunaan dan penyalahgunaan narkotika yang semakin merajalela, juga menjadi perhatian tersendiri bagi pihak TNI. Bagaimana tidak, selain menjadi ancaman, obat-obatan berbahaya tersebut, dinilai mampu merusak mental, sekaligus moral para remaja, yang merupakan simbol generasi penerus bangsa.

  “Oleh sebab itu, prajurit TNI-AD harus senantiasa mengedepankan kepentingan nasional, di atas kepentingan pribadi maupun golongan,”tegasnya. “Tingkatkan kepekaan terhadap dinamika kehidupan sosial yang berkembangan, serta tajamkan naluri intelijen dalam rangka deteksi dan cegah dini,” pintanya.

(Rdk/084)           

 

Johanis Adekalla, Bocah Pemanjat Tiang Bendera Diundang Menpora ke Jakarta

JurnalPatroliNews JAKARTA – Johanis Adekalla, bocah pemanjat tiang bendera yang pengait talinya macet saat upacara HUT Ke-73 RI di Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur diundang ke Jakarta oleh Menpora Imam Nahrawi.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat, sebelum torch relay Asian Games 2018, mengatakan tidak lama lagi ia akan mengundang Johanis Adekalla ke Jakarta.

“Saya kira enggak akan lamalah, saya akan ajak Joni ke Jakarta,” katanya.

Ia berjanji mengajak bocah penyelamat pengibaran bendera Merah Putih itu untuk menonton salah satu cabang olahraga Asian Games 2018.

Joni, tiba-tiba memanjat tiang bendera saat pelaksanaan upacara bendera memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia di daerah itu.

Aksinya yang tergolong berbahaya itu, justru mampu menyelamatkan prosesi pengibaran bendera yang semula tidak bisa dinaikkan karena ada pengait tali yang tidak bekerja dengan benar.

“Itulah sebuah tekad luar biasa. Bagi Joni mungkin tidak berbahaya tapi itulah tantangan dan Joni mengorbankan semuanya demi Merah Putih,” katanya.

Bagi Nahrawi, Joni bisa dikatakan pahlawan hari ini.

“Kalau ada yang bertanya siapa pahlawan hari ini saya katakan adalah Joni Belu. Joni yang berasal dari Kabupaten Belu, Atambua yang tadi pagi telah menyelamatkan kita semua menyelamatkan bendera Merah Putih,” katanya.

Menurut dia, hal itu merupakan perjuangan yang heroik.

Ia menegaskan menghargai dan sebisa mungkin akan memanggil Joni ke Jakarta.

“Karena inilah sesungguhnya figur dan idola baru kita, dia tidak ada rasa takutnya kecuali bendera Merah Putih diselamatkan dan bisa dikibarkan di perbatasan Atambua dan Timor Leste,” katanya.

Ia berpendapat bentuk perjuangan masing-masing orang berbeda-beda sebagaimana para atlet misalnya berjuang di ajang Asian Games, sedangkan Joni dengan membantu upacara pengibaran bendera berhasil baik.

“Joni secara nyata tanpa ada persiapan tanpa disuruh tanpa dipaksa dan bahkan ada yang minta dia turun ternyata tekadnya tidak pupus. Sebaliknya semakin bulat dia naik ke tiang paling tinggi dan menurut saya dialah pahlawan cilik yang patut kita berikan penghargaan,” katanya. (Ant/dai)

Komandan Kapal Patroli Terbesar Bakamla RI Pimpin Upacara HUT RI di Zona Barat

JurnalPatroliNews – JAKARTA,–  Dalam rangka Dirgahayu Kemerdekaan RI ke-73, Bakamla RI menggelar Upacara Bendera, tidak hanya di Kantor Pusat Bakamla RI di Jakarta, namun juga di kantor Bakamla RI di Tiga zona Kamla yaitu Barat di Batam, Tengah di Manado, dan Timur di Ambon.

Capt. Nyoto Saptono, S.H., M.Si (Han), M.Mar., yang merupakan Komandan Kapal Patroli Terbesar Bakamla RI yaitu KN Tj. Datu 1101 bertindak sebagai Inspektur Upacara yang berlangsung di Wilayah Kamla Zona Maritim Barat, dengan memimpin jalannya upacara di halaman Pangkalan Armada Kapal Patroli Batam, Jumat (17/8/2018).

Puluhan personel hadir dan mengikuti upacara dengan khidmat, bukan hanya personel Pangkalan Armada Kapal Patroli, namun juga personel dari Kantor Kamla ZMB, Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Batam, KN. Tanjung Datu 1101, dan KN Belut Laut 4806.

Selaku Inspektur Upacara, Capt Nyoto membacakan sambutan Kepala Bakamla RI. Disampaikannya kepada seluruh pegawai Bakamla RI untuk tidak terpengaruh pada isu yang berkembang terkait dengan tahun politik dan pemilu 2019 dan tetap fokus pada tugas yang diemban, juga mengajak seluruh pegawai Bakamla RI untuk merapatkan barisan dalam memberikan yang terbaik kepada bangsa dan negara, khusunya bagaimana memaksimalkan pelaksanaan tugas pokok Bakamla RI yaitu melakukan patroli keamanan dan keselamatan di wilayah perairan dan yurisdiksi Indonesia guna menciptakan keamanan dan kenyamanan lautan Indonesia.

(Rdk)

Bela Negara