Dalam Rentang Waktu 18 Jam, Gunung Agung Meletus 3 Kali

gunung-agung-kembali-erupsiJurnalPatroliNews KARANGASEM – Dalam rentang waktu 18 jam, Gunung Agung meletus tiga kali, Minggu (8/7). Berdasarkan periode pengamatan pada Pukul 12:00-18:00 Wita, Gunung Agung meletus Pukul 15.59 Wita dengan mengeluarkan asap kawah putih kelabu tebal setinggi 1.500 meter yang condong ke barat.

Secara visual ada asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan tinggi 1.500 meter di atas puncak kawah. Secara kegempaan ada gempa letusan terjadi 1 kali, gempa hembusan terjadi dua kali.

Berdasarkan pengamatan pada pukul 06.00-12.00 Wita, Gunung Agung meletus pada pukul 10.00 Wita, kolom abu teramati putih kelabu tebal tinggi 500 meter condong ke barat. Secara visual terlihat ada asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dan kelabu dengan intensitas sedang dan tinggi 500 meter di atas puncak kawah.

Secara kegempaan ada gempa Letusan terjadi 1 kali, gempa embusan terjadi 4 kali, Vulkanik Dangkal terjadi 1 kali, Vulkanik Dangkal terjadi 1 kali, dan gempa Tektonik Jauh juga terjadi 1 kali.

Pada periode pengamatan pukul 00.00-06.00 Wita Gunung Agung juga meletus bahkan terlihat ada sinar api di atas puncak. Terjadi Erupsi pukul 05.22 Wita, kolom asap teramati kelabu tebal, dengan tinggi 1500 meter condong ke arah barat.

Kepala Sub Bidang Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi, Devy Kamil Syahbana mengatakan, bahwa saat ini kondisi Gunung Agung masih labil. “Masih ada erupsi, dan energinya saat ini semakin berkurang,”jelasnya.

Dia menjelaskan, bahwa erupsi tersebut membuang tekanan. Jika kemunculan erupsi semakin sedikit tersebut adalah hal wajar. “Energinya berkurang, kecuali ada tambahan lain. Sebelumnya selama hampir 36 jam Gunung Agung tidak ada erupsi kemudian kembali ada erupsi lagi,” jelasnya.

Dia menegaskan, bahwa hingga kini status Gunung Agung berada di level III. Rekomendasi dari PVMBG untuk masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki, pengunjung, wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya, yaitu di seluruh area di dalam radius 4 km dari Kawah Puncak Gunung Agung. (dai)

LEAVE A REPLY