Demi Keamanan, Pemprov DKI Jakarta Tidak Beri Izin Takbiran Di Monas

2447681621JurnalPatroliNews JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meminta masyakat tidak menggelar takbiran di Monas. Pemerintah DKI Jakarta telah menyediakan lokasi untuk masyarakat agar bisa takbiran dengan khidmat.

“Kita fokuskan (Monas) untuk wisata, olahraga, untuk teman-teman tidak akan ada takbir di Monas,” kata Sandiaga di Pasar Senen Blok III, Jakarta Pusat, Senin (11/6).

Ia menginstruksikan bagi warga yang ingin melakukan konvoi pada malam takbiran agar berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan suku dinas (sudin) Perhubungan maupun Satpol PP DKI untuk melakukan pengawalan.

“Dan diberikan jalurnya sehingga tidak menimbulkan gangguan ketertiban kepada masyarakat. Kita ini patut mensnyukuri setelah berperang selama 30 hari melawan nafsu, takbiran harus berlangsung tertib, jangan euforia, dan akhirnya ada ekses anarkis maupun vandalisme,” ujarnya.

Menurutnya, masyarakat sudah disediakan tempat melaksanakan agenda tahunan itu. Pemprov telah menyiapkan lima titik di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu.

“Akan dipecah ke lima wilayah, agar tidak memusatkan kepadatan lalu lintas di pusat kota,” kata Sandiaga.

Sandiaga tak memerinci lokasi takbiran, yang jelas warga tak boleh menggelar takbiran dengan konvoi ugal-ugalan. Selain itu, Sandiaga melarang takbir keliling yang mengganggu lingkungan masyarakat.

“Nanti akan kita sampaikan (titiknya), tapi tidak dizinkan untuk konvoi ugal-ugalan. Tidak diizinkan takbir keliling yang mengganggu lingkungan masyarakat,” katanya.

Menurutnya, pengawalan ketat ini penting, sebab berkaca pada sahur on the road (SOTR) banyak kejadian buruk yang tak diinginkan.

“Satu titik di masing-masing lima wilayah dan kita akan pantau. Kita tidak mau terjadi lagi kemarin ekses SOTR,” kata Sandiaga.

Kegiatan malam takbiran akan dipecah ke beberapa masjid di seluruh wilayah DKI Jakarta, di utamakan dengan masjid milik DKI yang memiliki lahan luas.

“Jadi tidak akan ada pusatnya di Monas,” tegasnya. (dai)

LEAVE A REPLY