Dudy Jocom Didakwa Berlapis, ‘Sidang Perdana Kasus Korupsi Pembangunan Kampus IPDN Bukittinggi’

PHOTO-2018-07-11-15-08-05JurnalPatroliNews – Jakarta, Pengadilan Tindak pidana Korupsi ( Tipikor )  Jakarta Pusat menggelar sidang perdana terhadap mantan kepala pusat data dan informasi Kemendagri Dudy Jocom. Sidang dipimpin oleh Ketua Majelis Sunarso, Rabu (11/7)

Dalam dakwaannya, Dudy Jocom didakwa secara berlapis oleh KPK melakukan tindak pidana korupsi melanggar pasal 2 dan pasal 3 UU Tipikor yang mengakibatkan kerugian negara sebesar 34 milyar  dan dalam surat dakwaan jaksa KPK yang dibacakan Budi Nugraha terdapat aliran dana yang masuk ke kantong Dudy sebesar 4,2 milyar.

“Dudy bersama Budi Rachmat Kurniawan pejabat teras PT Hutama Karya didakwa secara terpisah bersekongkol dalam pembangunan kampus IPDN Bukittinggi sehingga merugikan keuangan negara sebesar 34 milyar”

Dalam surat dakwaan jaksa penuntut umum KPK ada dua nama lain pejabat Kemendagri yang turut menerima aliran dana yakni Mohammad Rizal sebesar 500 juta dan Sri Kandiyati sebesar 100 juta.

Dudy dan tim pengacara tidak mengajukan eksepsi sehingga sidang pekan mendatang akan memeriksa sejumlah saksi.

Sementara salah satu tim penasehat hukum Martilla Meldy Montororing ketika diminta komentarnya oleh wartawan terkait tidak diajukannya eksepsi.

” Hal ini  sudah didiskusikan dengan terdakwa dan untuk memperlancar persidangan,” terang penasehat Hukum Dudy, sambil berlalu.

Dari pantauan media, Nampak hadir diruang sidang diramaikan oleh pegawai Kemendagri selaku teman sejawat.

” Kami hadir hanya memberikan dukungan moril saja,” kata salah seorang wanita ketika dicegat wartawan yang enggan menyebut identitasnya.

(Luk)

LEAVE A REPLY

15 + 7 =