Inkopkar Temui Sofyan Djalil Bahas Pembangunan Perumahan Untuk Para Pekerja

QZ3OAnVdTJJurnalPatroliNews JAKARTA – Induk Koperasi Karyawan (Inkopkar) menciptakan program bangun rumah yang terjangkau untuk para pekerja sejalan dengan kebutuhan tempat tinggal rumah sangat besar di Indonesia, apalagi kebutuhan perumahan untuk para karyawan. Program ini diharapkan memberi efek positif terhadap kepemilikan rumah yang layak huni bagi para pekerja.

Dalam hal ini, Ketua Umum Inkopkar Fadel Muhammad mengadakan pertemuan dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil. Pertemuan itu guna membahas dua program utama Inkopkar, salah satunya perumahan untuk para pekerja.

“Saat bertemu dengan beliau (Menteri ATR). Beliau merespons sangat positif. Lahan-lahan Inkopkar yang ada saat ini di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur dan daerah-daerah yang lain akan dibantu sertifikasinya dulu,” kata Fadel dikutip dari keterangannya di Jakarta, Jumat (18/5).

Fadel mengatakan, pihaknya tengah menindaklanjuti dengan mendaftarkan sertifikasi lahan-lahan tersebut. Langkah tersebut sebagai bagian mendukung terealisasinya pembangunan rumah-rumah pekerja dengan harga yang terjangkau atau affordable house.

Sejauh ini lahan-lahan yang dimiliki Inkopkar bisa dibangun untuk puluhan ribu rumah pekerja. Adapun anggota Inkopkar sampai saat ini sudah mencapai 20 juta anggota.

“Harapannya tahun depan ada perumahan pekerja yang bisa diresmikan oleh Presiden Joko Widodo sebagai pilot project di Jakarta dan Jatim,” ujarnya.

Pertemuan dengan Menteri ATR ini adalah rangkaian aktivitas yang dilakukan Ketua Inkopkar untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan perumahan pekerja. Demonstrasi-demonstrasi pekerja yang menuntut peningkatan kesejahteraan, salah satunya perumahan karyawan mendorong Inkopkar berpartisipasi meningkatkan kesejahteraan mereka.

Pada April lalu, Fadel bertemu dengan Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga. Pertemuan tersebut juga membahas tentang program perumahan terjangkau untuk para pekerja. Dukungan terhadap program ini sangat besar dari kementerian tersebut. (dai)

LEAVE A REPLY