Kabar Ahok Bebas Bersyarat Bulan Agustus 2018, Ini Tanggapan Ditjen PAS Kemenkum HAM

b4043cad-1c78-4338-a960-af22b556039f_169JurnalPatroliNews JAKARTA – Isu mengenai pembebasan bersyarat untuk Basuki T Purnama alias Ahok mendadak jadi perbincangan di media sosial. Disebut-sebut, Ahok akan mendapatkan bebas bersyarat pada Agustus 2018. Ditjen Permasyarakatan (PAS) Kemenkum HAM angkat bicara menanggapi isu itu.

“Jadi apa yang beredar belum benarlah. Jadi belum bisa dipastikan bahwa Pak Ahok akan bebas bersyarat atau tidak, atau bebasnya kapan, karena masih berproses semuanya, semuanya melalui proses,” kata Kabag Humas Ditjen PAS Ade Kusmanto, Rabu (11/7).

Ade mengatakan perkara pembebasan bersyarat seorang terpidana secara otomatis diinformasikan kepada yang bersangkutan. Nantinya, lanjut Ade, ada syarat-syarat yang perlu disiapkan terpidana untuk dapat bebas bersyarat.

“Kalau sudah memenuhi syarat, secara otomatis warga binaan siapapun dipanggil kemudian diusulkan untuk mengikuti program ini. Dipanggil keluarganya untuk menjamin proses pembebasan bersyarat ini, karena pembebasan bersyarat ini kan begitu bebas, wajib lapor ke balai pemasyarakatan dan yang menjamin keluarga,” ucap Ade.

Sementara itu, Direktur Jenderal Lembaga Pemasyarakatan Sri Puguh Budi Utami menanggapi soal kabar bebas bersyarat Ahok. Menurut Sri, saat ini yang bersangkutan belum mengajukannya lantaran alasan pribadi.

“Beliau sebenarnya bisa Pembebasan Bersyarat (PB) pada bulan Agustus, tapi sampai saat ini sepertinya Beliau ingin bebas murni,” kata Sri lewat pesan singkat, Rabu (11/7).

Diketahui, Ahok mendekam di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, karena kasus penistaan agama, yang bergulir menjelang Pilkada DKI 2017.

Pada 9 Mei 2017, hakim memvonis Ahok hukuman 2 tahun penjara. Kini Ahok telah menjalani masa hukuman 1 tahun 2 bulan. Ahok juga mendapat remisi, sehingga mendapatkan bebas bersyarat yang diperkirakan jatuh pada Agustus 2018. (dai)

LEAVE A REPLY

nineteen + 1 =