Kasus Narkoba, Jennifer Dunn Divonis 4 Tahun Penjara dan Denda Rp800 Juta

20180625jennifer-dunn-divonis-4-tahun-penjara_20180625_171210JurnalPatroliNews JAKARTA – Artis kontroversial, Jennifer Dunn kembali menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan atas kasus penyalahgunaan narkotika, Senin (25/6). Beragendakan pembacaan putusan, Jennifer Dunn terlihat terus menunduk ketika memasuki ruang sidang maupun saat duduk di kursi pesakitan.

Hakim Ketua Riyadi Sunindyo pun memulai membacakan putusan. Dalam putusannya, Jennifer Dunn yang semula dituntut 8 bulan penjara dijatuhi pidana penjara selama 4 tahun. Dia terbukti melanggar Pasal 112 Ayat 1 juncto Pasal 132 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Mengadili menyatakan Jennifer Dunn alias Jeje binti Howard Dunn terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana percobaan atau permufakatan jahat tanpa hak atau melawan hukum memiliki menyimpan menyediakan narkotika golongan satu bukan tanaman,” ucap Majelis Hakim Riyadi.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Jennifer Dunn alias Jeje binti Howard Dunn oleh karena itu dengan pidana penjara selama 4 tahun. menjatuhkan pidana denda kepada terdakwa sebesar Rp800 juta rupiah dan jika hukuman denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan hukuman penjara selama 2 bulan,” sambungnya.

Hakim juga menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani terdakwa dipulangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan.

Selanjutnya, terdakwa tetap ditahan dan memerintahkan barang bukti berupa satu buah sedotan sebagai alat untuk mengeluarkan narkotika jenis sabu dari plastik ke dalam cangklong agar dirampas untuk dimusnahkan. Sementara itu, 1 unit handphone merk iPhone berwarna hitam berikut SIM card dirampas untuk negara.

Usai pembacaan vonis, Jennifer dan kuasa hukumnya langsung berdiskusi tentang proses hukum lanjutan lainnya. Namun, setelah berkonsultasi, Jennifer melalui kuasa hukumnya, Pieter Ell mengungkapkan akan pikir-pikir dahulu terkait vonis penjara 4 tahun dan denda Rp 800 juta yang dijatuhkan kepadanya.

“Setelah berkonsultasi, kami akan pikir-pikir terlebih dahulu,” tandas Pieter Ell mewakili Jennifer Dunn.

Jennifer sendiri bungkam terkait dengan vonis yang diterimanya itu. Pasalnya setelah sidang ditutup oleh Majelis Hakim, Jennifer langsung berdiri dan berjalan menghampiri pihak kepolisian yang mengawalnya tanpa sepatah katapun terucap.

Sebagaimana diketahui, Jennifer Dunn ditangkap di kediamannya di kawasan Jakarta Selatan pada 31 Desember 2017. Penangkapan Jennifer sendiri merupakan pengembangan dari keberhasilan polisi meringkus FS, seorang pengedar narkotika jenis sabu.

Dari hasil penangkapan FS, polisi turut mengamankan barang bukti berupa sabu seberat 0,6 gram. Menurut pengakuan FS, paket sabu tersebut akan diserahkan ke Jennifer Dunn.

(dai)

LEAVE A REPLY