Ketua Tim Kampanye Boyong Abdul Rahman Saleh Ke Rumah Polonia Untuk Jelaskan Isu Pelanggaran HAM

Mahfud MDJurnalpatrolinews.com-Jakarta: Sementara itu ketua tim kampanye Nasional Mahfud MD menjelaskan terkait kedatangan mantan Jaksa Agung adalah untuk menjelaskan mengenai isu pelanggaran hak asasi manusia.

“Saat ini kami dari tim kampanye nasional menyisipkan satu acara yang pendek tapi penting terkait isu simpang siur tentang status hukum Prabowo dalam kasus masa lalu, di mana dihembuskan seakan-akan Prabowo punya masalah hukum pidana,” ungkap Mahfud.

“Di masyarakat ada dua keputusan, satu Kepres (Keputusan Presiden) yang menyatakan Prabowo diberhentikan dengan hormat. Satu lagi surat DKP (Dewan Kehormatan Perwira) yang merupakan rahasian negara yang dibocorkan,” lanjutnya.

Menyangkut status hukum Prabowo, membuat Mahfud menggandeng mantan Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh, untuk menjelaskan kedudukan hukumnya.

“Dia pernah terlibat dalam urusan ini. Sehingga perlu di-clearkan tentang status itu. Ada Kepres sebagai produk hukum administrasi yang mana isinya menjelaskan diberhentikan dengan hormat. Sehingga punya hak politik penuh dan tidak memiliki masalah hukum,” jelasnya. (ips)

LEAVE A REPLY