Konsumsi BBM Jenis Pertamax Naik 20 Persen Saat Libur Lebaran

05012017-Car-SPBU_01JurnalPatroliNews JAKARTA – Padatnya arus mudik kendaraan sudah terlihat. Hal ini berimbas pada konsumsi harian bahan bakar minyak (BBM) PT Pertamina, terutama di SPBU yang berada di tol mulai menunjukkan kenaikan.

Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR III Dian Hapsari Firasati menjelaskan, kenaikan permintaan terutama terjadi pada produk gasoline. Kenaikan tertinggi terjadi pada jenis Pertamax yaitu sekitar 20 persen dibandingkan kondisi normal.

“Berdasarkan pantauan kami permintaan terus meningkat seiring padatnya kendaraan. Hingga hari ini, kenaikan yang paling tinggi adalah Pertamax,” ujar Dian dalam siaran persnya, Minggu (10/6).

Meningkatnya permintaan bukan saja di SPBU, namun juga di fasilitas kios BBM Kemasan.

“Terutama di titik yang habis mengalami kepadatan cukup tinggi biasanya konsumen langsung mengisi BBM kemasan. Ini terlihat di KM 33,” tambahnya.

Berdasarkan data Satgas Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) 2018 Pertamina pada Sabtu siang, 9 Juni 2018, penyaluran Pertamax sudah mencapai 22,1 juta liter. Pada kondisi normal, penyaluran rata-rata Pertamax sebesar 17,8 juta liter. Sementara itu, produk unggulan untuk kendaraan diesel yakni Dex naik enam persen menjadi 773 ribu liter dibandingkan rata-rata harian normal 729 ribu liter.

Vice President Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito mengatakan kenaikan konsumsi BBM ini sesuai dengan estimasi perseroan sebelumnya.

“Kami memperkirakan puncak arus mudik terjadi mulai kemarin (Sabtu). Meningkatnya konsumsi Pertamax dan Dex mencerminkan kesadaran konsumen memakai BBM berkualitas untuk menjaga mesin kendaraan selama perjalanannya,” jelas Adiatma dalam keterangan persnya, Minggu (10/6).

Tak hanya bahan bakar untuk kendaraan bermotor, kenaikan juga terlihat pada konsumsi avtur. Pada Sabtu, penyaluran bahan bakar pesawat terbang meningkat 5 persen dari rata-rata harian sebesar 16,5 juta liter menjadi 17,4 juta liter.

Sementara itu untuk kebutuhan rumah tangga, penggunaan LPG tercatat sebesar 25,8 ribu metrik ton (MT) atau naik 23 persen dari harian rata-rata yang sebesar 21 ribu MT. Pertumbuhan konsumsi LPG sudah terlihat sejak Selasa (5/6) atau H-10 Lebaran.

Ketahanan stok LPG juga dalam kondisi aman hingga 17 hari ke depan. Stok ini jauh di atas standar stok nasional yang ditetapkan, yakni 11 hari. (dai)

LEAVE A REPLY