KPK Periksa PT Nindya Karya Kasus Proyek Dermaga Sabang

nindya134182JurnalPatroliNews JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan jajaran direksi untuk dimintai keterangan terkait kasus dugaan korupsi PT Nindya Karya dalam pelaksanaan pembangunan Dermaga Bongkar pada Kawasan Perdagangan Bebas dan pelabuhan bebas Sabang yang dibiayai APBN 2006-2011.

“PT Nindya Karya Diperiksa sebagai tersangka,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat (11/5).

Jajaran yang dipanggil untuk diperiksa oleh penyidik KPK yakni, Direksi PT Nindya Karya Haidar, bagian Legal PT Nindya Karya Muhamad Ibrahim dan Penasihat Hukum Yunianto.

“Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk korupsi PT Nindya Karya” ujar Febri.

Dalam pemeriksaan kali ini, tim penyidik akan mendalami mengenai penunjukan langsung PT Nindya Sejati joint operation sebagai pelaksana proyek pembangunan dermaga Sabang.

“Dari perwakilan tersangka pidana korporasi itu penyidik akan menelusuri tentang penunjukkan langsung Nindya Sejati Join Operation sebagai pelaksana pembangunan dermaga di Aceh,” kata Febri.

Penetapan dua korporasi tersebut merupakan pengembangan dari penyidikan perkara dengan para tersangka dalam kasus yang sama. Diduga dua korporasi tersebut melakukan penyimpangan dalam pengerjaan proyek.

Nilai proyek dalam kasus ini sekitar Rp 793 miliar dengan nilai kerugian negara sekitar Rp 313 miliar.

PT Nindya Karya diduga menerima laba sebesar Rp 44,68 miliar sementara PT Tuah Sejati menerima laba sebesar Rp 49,9 miliar. Dalam kasus ini, KPK sendiri telah memblokir rekening PT Nindya Karya. (dai)

LEAVE A REPLY