KPK Sebut Zumi Zola Menerima Gratifikasi Sebesar Rp49 Miliar

034e3b362b2c5354918f32ab61cc0378JurnalPatroliNews JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut, Gubernur non-aktif Jambi, ?Zumi Zola menerima gratifikasi sebesar Rp49 miliar selama satu periode sejak 2016 hingga 2017. KPK telah mengantongi sejumlah bukti terkait penerimaan gratifikasi sebesar Rp49 miliar untuk Zumi Zola tersebut.

“Selama proses penyidikan untuk dugaan gratifikasi tersebut, sampai saat ini penyidik telah menemukan bukti bahwa ZZ diduga menerima total Rp49 miliar,” kata Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan ?saat menggelar konpers di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (10/7).

Zumi Zola mulai menjabat sebagai Gubernur Jambi sejak 2016 hingga 2021. Saat ditetapkan sebagai tersangka, Zumi Zola diduga menerima gratifikasi Rp 6 miliar. Jumlah tersebut kian bertambah seiring berjalannya penyidikan.

“Perkara tersebut saat ini masih dalam proses penyidikan,” kata Basaria.

Dalam kasus penerimaan gratifikasi, Zumi ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan mantan Plt Kadis PUPR Jambi Arfan. Penetapan tersangka terhadap keduanya merupakan pengembangan dari kasus suap ketuk palu RAPBD Provinsi Jambi 2018.

Selain itu, orang nomor satu di Jambi itu juga memerintahkan untuk melakukan pengumpulan dana dari kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pinjaman pada pihak lain. Pengumpulan dana tersebut diketahui untuk menyuap anggota DPRD Jambi untuk mengetuk palu APBD P Jambi 2018. (dai)

LEAVE A REPLY

nineteen − six =