KPK Tegaskan Bupati Tulungagung Segera Menyerahkan Diri

670_410_wali-kota-blitar-serahkan-diri-kpk-masih-menanti-bupati-tulungagung_m_219066JurnalPatroliNews JAKARTA – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kediaman serta kantor Bupati Tulungagung Syahri Mulyo. Sayangnya, penyidik hanya membawa pulang sejumlah dokumen terkait pengadaan proyek jalan di Tulungagung.

Sementara Syahri Mulyo si bupati tak juga ditemukan.

“Sampai saat ini Bupati TA (Tulungagung) belum datang menyerahkan diri ke kantor KPK. Jika ada niat silakan menyerahkan diri datang ke KPK,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Sabtu (9/6).

Menurut Febri, klarifikasi dan bantahan dari Syahri akan lebih baik disampaikan langsung ke penyidik. KPK pun mengimbau agar Syahri menyerahkan diri karena hal tersebut juga telah disampaikan oleh pimpinan partai dari Syahri, yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

“Kami sampaikan juga terima kasih karena ada beberapa pernyataan dari pimpinan partai untuk mengimbau agar tersangka menyerahkan diri. Saya harap itu bisa didengar oleh pihak-pihak lain, khususnya satu tersangka lagi yang belum menyerahkan diri sampai saat ini,” ucap Febri.

Sebelumnya, sempat tersiar kabar Bupati Tulungagung sudah berada di Jakarta hendak menyerahkan diri. Namun sampai saat ini orang nomor satu di Tulungagung itu masih belum menampakan diri di Gedung KPK.

Hanya Walikota Blitar M Samanhudi Anwar yang menyerahkan diri pada Jumat 8 Juni 2018 malam sekitar pukul 18.35. Walikota Samanhudi juga sebelumnya sempat lolos dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK.

Sementara untuk empat tersangka lainnya, KPK juga telah menahan di dua rumah tahanan yang berbeda antara lain Susilo Prabowo dari swasta atau kontraktor di Rutan Pomdam Jaya Guntur sejak Jumat (8/6).

Sedangkan tiga tersangka lainnya, yakni Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulungagung Sutrisno, Agung Prayitno dari pihak swasta, dan Bambang Purnomo dari pihak swasta ditahan di Rutan Cabang KPK di gedung Merah Putih KPK. (dai)

LEAVE A REPLY