Ledakan di Kebayoran Baru, Polres Metro Jaksel Periksa 5 Saksi

MrsjbGPkRLJurnalPatroliNews JAKARTA – Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar mengatakan, saat ini pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap lima saksi yang berada di lokasi ledakan ruko Grand Wijaya Center, Blok F, Jalan Wijaya II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan sekira Pukul 04.20 WIB, Kamis (12/7).

“Sementara yang kaki lima (PKL) dua orang di depannya, kemudian ada juga tiga orang yang menjaga di ruko,” ujar Indra di lokasi.

Pemeriksaan terhadap sejumlah saksi itu untuk mengetahui kronologi dan lokasi tepat ledakan berasal.

Indra mengungkapkan dugaan sementara ledakan berasal dari kebocoran tabung gas. Indra menuturkan kebocoran terjadi pada regulator tabung yang mengeluarkan gas kemudian diduga terpercik stop contact otomatis sehingga terjadi ledakan.

Dikatakan, dua orang mengalami luka akibat terkena pecahan kaca. “Ada dua korban tadi, pedagang kaki lima yang berada di depan ruko. Banyak pecahan beling. Lukanya di kaki, tetapi sudah diobati,” ungkapnya.

Saat ini, tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri mengolah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab ledakan cukup besar itu.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Polisi Stefanus Tamuntuan mengatakan ledakan tabung gas bocor berasal dari kantor konsultan hukum, tepatnya di ruang dapur yang tidak terdapat orang.

Ledakan yang berasal dari lantai tiga ruko itu kemudian merambah hingga ke lantai satu gedung. (dai)

LEAVE A REPLY