Ledakan di Pasuruan, Polri: Pelaku Sempat Melempar Bom Kepada Polisi di TKP

876a5f8c-4d7f-48ca-82ab-9380639a3b00_169JurnalPatroliNews JAKARTA – Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Muhammad Iqbal membeberkan bahwa terduga pelaku sempat melepar dua bahan peledak ke arah petugas kepolisian pasca adanya ledakan di rumah kontrakan di Bangil, Pasuruan, Jawa Timur.

“Di TKP terjadi 1 kali ledakan sedang, selang waktu 5 menit terjadi ledakan kecil di dalam rumah tersebut,” papar Iqbal kepada wartawan, Kamis (5/7).

“Setelah itu banyak warga datang termasuk saksi namun tidak berani masuk. Setelah itu terduga pelaku keluar, melempar 2 handak (bahan peledak/bom) kepada polisi di TKP,” sambung Iqbal.

Saat ini, petugas dari kepolisian masih melakukan pengembangan terhadap ledakan ini dan juga pelaku masih melarikan diri.

“Terduga pelaku melarikan diri,” papar Iqbal.

Saat ini polisi masih mengejar Anwardi. Dari informasi yang didapatkan Polri, Anwardi merupakan pria kelahiran Jakarta pada 12 Juni 1968.

Ia seorang wiraswasta yang beralamat di Karang Tanjung RT 6 RW 7, Kelurahan Karang Tanjung, Kecamatan Serang, Kabupaten Pandeglang.

Sementara itu, akibat ledakan yang terjadi, bocah berumur 6 tahun yang ada di rumah kontrakan itu mengalami luka. Bocah tersebut adalah anak Anwardi. Adapun polisi mengamankan seorang wanita yang diduga Istri Anwardi. (dai)

LEAVE A REPLY