Masih Lebih Baik Di Zaman SBY, Ekonom Sebut, Kita Kembali Ke Masa lalu Tahun 2015 Pertumbuhan Ekonomi 4,96 Persen

DrajadJurnalPatroliNews – Jakarta – Ekonom sekaligus Politisi Partai Amanat Nasional (PAN), Drajat Wibowo menyebut bahwa pelemahan daya beli masyarakat masih terus terjadi di 2018. Ini tercermin dari sumbangsih daya beli masyarakat terhadap perekonomian triwulan-I 2018 hanya sebesar 4,95 persen.

“Pelemahan daya beli masih terus terjadi. Ini tidak bisa dipungkiri. Kenapa karena kita di triwulan I tahun ini masih ada di angka 4,95 persen. Seperti kembali ke masa lalu, kita pernah di angka ini pada tahun 2015 sebesar 4,96 bahkan,” ujarnya di The Kemuning, Jakarta, Kamis (10/5).

Drajat menjelaskan, sumbangsih daya beli pada pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen hanya pernah terjadi satu kali pada pemerintahan Jokowi-JK yaitu pada tahun 2016, di mana pertumbuhan konsumsi sebesar 5,01 secara tahunan. Kemudian merosot kembali di 2017 menjadi 4,95 persen.

“Pemerintahan ini hanya mencatat sekali pertumbuhan konsumsi di atas 5 persen yaitu 5,01 persen di 2016. Kalau dilihat kembali, masih lebih baik di zaman nya pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) bisa di atas 5 persen rata-rata,” jelasnya.

Padahal, Menurut Drajat, pertumbuhan konsumsi merupakan faktor terbesar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Konsumsi itu faktor terbesar. Kalau dia lesu, ekonomi kita stagnan. Ini yang bikin pertumbuhan ekonomi triwulan-I juga hanya 5,06 persen,” tandasnya.

(Luk)

LEAVE A REPLY