Mentan Akan Berikan Sanksi Tegas Kepada Pengusaha Pangan Mainkan Harga

2017_01_04-12_38_01_128395e68c44794df4b102f030e35635_960x640_thumbJurnalPatroliNews JAKARTA — Menteri Pertanian Amran Sulaiman akan memberikan sanksi tegas kepada pengusaha pangan yang mempermainkan harga, terlebih saat Ramadan dan Lebaran.

Hal itu disampaikannya setelah memberikan laporan kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla terkait stok komoditas strategis yang aman di bulan suci.

“Kalau yang khusus lewat Kementerian Pertanian (Kementan). kami pasti beri sanksi. Katakanlah impor daging, pasti kami sanksi tegas kalau coba mainkan harga. Cabut (izinnya), tidak beri rekomendasi,” katanya di Kantor Wakil Presiden, Kamis (17/5).

Pemerintah melalui Kementan, menurut Amran, sudah membahas hal itu dengan semua asosiasi pengusaha pangan.

“Kami sepakat jangan naikan harga karena stok lebih dari cukup,” terangnya.

Selain itu, Amran menyampaikan, Kementan telah melakukan pemetaan secara nasional menyangkut kondisi pangan di setiap daerah. Badan Urusan Logistik (Bulog) selanjutnya akan dilibatkan untuk mendistribusikan bahan pangan saat stok atau harga pangan di salah satu daerah terdeteksi mengalami perubahan.

“Jadi, doakan tidak ada daerah yang rawan stok atau kenaikan harga pangan, karena stok ada di mana-mana,” ujar Amran. (dai)

LEAVE A REPLY