Militer Filipina Baku Tembak Dengan Militan

petaJurnalpatrolinews- Dunia : Tujuh marinir dan sedikitnya empat militan tewas saat militer bertempur dengan militan Abu Sayyaf di selatan Filipina.

Juru bicara militer Filipina Brigadir Jenderal Domingo Tutan menambahkan ada sembilan marinir dan sejumlah pejuang Abu Sayyaf lainnya yang terluka dalam baku tembak ini.

Baku tembak pecah di dekat kota pantai Patikul di provinsi Sulu saat pasukan marinir menelusuri keberadaan militan.

Abu Sayyaf, adalah kelompok militan Islamis yang sering melakukan penculikan warga di Filipina selatan.

Brigjen Domingo Tutan mengatakan baku tembak terjadi pagi hari selama satu jam di sebuah desa di luar kota Patikul.

Pasukan marinir tengah memburu anggota Abu Sayyaf, yang diyakini bertanggung jawab atas sejumlah penculikan untuk meminta uang tebusan di kawasan tersebut.

Termasuk penculikan istri seorang marinir, yang kemudian dibebaskan setelah dua hari ditahan.

Abu Sayyaf dianggap sebagai kelompok terkecil tetapi yang paling radikal dari sejumlah pergerakan ekstremis di selatan Filipina.

Kelompok ini aktif di wilayah miskin, dimana minoritas Muslim berjuang untuk merdeka selama beberapa dekade.

Pemerintah AS memasukkan kelompok ini dalam daftar teroris dan mengatakan terkait dengan al-Qaeda.

Kelompok separatis Muslim utama, Fron Pembebasan Islamis Moro, MILF, tahun lalu telah menandatangani kesepakatan damai dengan pemerintah sebagai bagian dari pertukaran otonomi yang lebih luas.

Tetapi Abu Sayyaf menolak kesepakatan damai tersebut.

Sumber : BBC INDONESIA

LEAVE A REPLY