Pegawai PLN diduga Jadi Donatur Aksi Teroris Riau, Menteri BUMN Mengaku Belum Tau

IMG-3453490UJurnalpatrolinews – Jakarta,  Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, mengaku belum mengetahui perihal kabar yang menyebut jika donatur aksi teror di Riau merupakan karyawan salah satu BUMN. Namun demikian, pihaknya akan mempelajari kabar ini.

“Wah saya belum tahu itu, terus terang saya belum dapet laporannya,” ujar dia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (16/5).

“Tentunya kita benar-benar pelajari dan itu memang satu hal, (jika) sudah melanggar hukum, sudah bisa diproses,” kata dia.

Terkait dengan tindakan tegas, Menteri Rini memastikan hal tersebut akan diberikan setelah semuanya jelas. Namun, dia masih belum mau berbicara banyak.

“(Tindakan tegas). Ya pasti ada dong. Lihat saja,” tandas dia.

Sebelumnya, dua teroris yang ditangkap Polda Sulsel mengaku rencana aksi mereka dibiayai pegawai PLN Riau yang menjadi donatur. Polisi masih menyelidiki orang yang dimaksud untuk memastikan keterlibatannya.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, mengungkapkan pegawai yang dimaksud bernama Daulay alias Opung, tinggal di Pekanbaru, Riau. Nama tersebut didapatkan dari hasil pemeriksaan intensif terhadap kedua teroris, HH alias AA dan HS alias AA.

“Pengakuan dua terduga teroris itu yang kasih dana Daulay atau Opung, kerjanya di PLN,” ungkap Zulkarnain.

Hanya saja, nama yang disebutkan masih dalam penyelidikan. Pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Polda Riau untuk proses lebih lanjut. “Kita koordinasi dengan Polda Riau, Polresta Pekanbaru, dan Densus di sana,” ujarnya.  (luk-dd)

LEAVE A REPLY