Peserta PPG SM3T Unimed Ikuti Pendidikan Bela Negara di TNI-AU Medan

kem 3JurnalpatroliNews – Medan – Sebanyak 227 orang mengikuti Pendidikan Bela Negara PPG SM-3T Angkatan VI di Markas Kosekhanudnas III TNI AU Sumatera Utara, Medan Polonia selama 3 hari, 6-8 Juli 2018. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari proses pendidikan PPG SM-3T Angkatan VI tahun 2018. Pendidikan Bela Negara tersebut dibina oleh TNI AU Kosekhanudnas III. Mereka akan dilatih Peraturan Baris Berbaris, Survival Dasar, Wawasan Kebangsaan, Mencegah Paham Radikalisme (Terorisme), Sistem Pertahanan Semesta, Sejarah dan Kepemimpinan.

Turut hadir Pimpinan Unimed pada pembukaan Pendidikan Bela Negara PPG SM-3T Angkatan VI, yaitu Rektor Unimed Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd., Wakil Rektor I Prof. Dr. Abdul Hamid K, M.Pd., Wakil Rektor III Prof. DR. Sahat Siagian, M.Pd., Wakil Rektor IV Prof. Manihar Situmorang, M.Sc., Ph.D., Direktur Pascasarjana Prof. Dr. Bornok Sinaga, M.Pd., dan Seluruh Dekan se-lingkungan Unimed.

Pada sambutannya, Marsekal Pertama TNI AU, Ir. Tri Bowo Budi Santoso, MM. M.Tr. (Han) mengatakan “Bagi para peserta bela negara, saya menekankan agar dapat melaksanakan kegiatan dengan sungguh-sungguh dan menjadikan momentum ini untuk membentuk sikap disiplin, loyalitas dan jiwa kebersamaan serta solidaritas kepada sesama rekan seperjuangan. Kita ketahui bersama di tengah – tengah situasi saat semakin lemahnya tali perekat rasa kesetiakawanan, kebersamaan dalam menjalankan proses belajar, saya mengajak kepada seluruh peserta untuk dapat memahami betapa pentingnya ilmu pendidikan yang kalian dapat pada saat ini.”

Lanjut beliau, “Jadikan momentum pendidikan bela negara ini untuk merevitalisasi semangat kebersamaan, mempunyai disiplin yang tinggi, loyalitas terhadap pekerjaan, bertanggung jawab dengan apa yang kita kerjakan, dan memupuk jiwa patriotisme yang tinggi, dan yang tidak kalah pentingnya melalui sistem pendidikan nasional yang baik perlu diteguhkan kembali komitmen kepada seluruh peserta pembekalan bela negara untuk selalu mempertahankan empat pilar yang menjadi konsensus dasar bangsa indonesia dalam berbangsa dan bernegara yakni: Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.”

Sementara Rektor Unimed, Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd. menekankan arti pentingnya pendidikan Bela Negara. “Anda akan menjadi garda terdepan dalam meningkatkan mutu kualitas pendidikan Indonesia. Sebagai pendidik generasi masa depan, guru diharapkan mampu menggunakan nalar, inovasi dan inisiatif. Tingkatkan cara berpikir dan naluri sebagai pendidik, sehingga mampu membentuk karakter dan meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia.”

Prof. Syawal mengucapkan selamat belajar kepada para peserta PPG Bela Negara. Beliau berharap agar para peserta mengikuti pelatihan bela negera dengan sungguh-sungguh. “Manfaatkan kegiatan ini sebaik mungkin dan ikuti pelatihan ini dengan kesungguhan hati. Semoga hasil pendidikan bela Negara ini dapat diaplikasikan dan para peserta bisa mengintegrasikannya pada seluruh mata pelajaran di sekolah. Karena bentuk bela negara seorang guru adalah membangun peradaban negeri dan karakter bangsa mulai dari sekolah.

(Humas Unimed)

LEAVE A REPLY

14 + 6 =