Wakil Ketua DPR RI “PPATK Jangan Bekerja Karena Pesanan”

Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi SantosoJakarta-JP : Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso angkat bicara terkait terbukanya aliran dana Ahmad Fathanah ke sekitar 45 wanita. Priyo berharap Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan tidak bekerja karena pesanan.

Politisi Golkar ini mengakui, untuk mengungkap aliran dana sepernuhnya memang kewenangan dari PPATK. Namun, Priyo berpesan, agar PPATK mengerjakan tugasnya untuk menegakkan hukum, bukan berdasarkan pada pesanan.

“Itu mereka yang punya kuasa, dan niat menulusuri atau tidak, yang penting mereka mau berbuat untuk hukum jangan sekali-kali  karena pesanan, itu yang terpenting. PPATK tetap silent yang terpenting adalah bekerja. Ya kalau terlarang jangan di buka. Langsung saja diberikan kepada aparat penegak hukum, kalau kerja dengan pesanan ya bahaya.

Tapi pesan saya tetap tugas itu pada tugas suci, bukan pada pesanan,” ujar Priyo menjawab pertanyaan wartawan terkait lambannya pengungkapan aliran dana Century dan Hambalang namun cepatnya aksi PPATK dalam mengungkap kasus suap dugaan suap impor sapi. ujarnya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (24/5).

Menurut Priyo, masyarakat akan jadi lembaga yang hebat dan kredibel bila bekerja di jalur yang benar. Ia menilai aliran dana tersangka kasus suap impor sapi Ahmad Fathanah ke 45 wanita adalah rahasia yang tidak boleh diungkap ke publik.

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY